Tahun Baru Imlek
Diburu Jelang Imlek, Dipercaya Datangkan Keberuntungan, Kenali Ciri Ikan Bandeng Segar, Dari Baunya
Masyarakat Tionghoa percaya mengkonsumsi ikan bandeng saat Imlek atau Tahun Baru China akan mendatangkan keberuntungan.
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Nur Alamsyah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat tahun baru Imlek, sepertinya kurang lengkap tanpa menu olahan ikan bandeng.
Masyarakat Tionghoa percaya mengkonsumsi ikan bandeng saat Imlek atau Tahun Baru China akan mendatangkan keberuntungan.
Sajian ikan bandeng seperti presto atau pindang memang terasa nikmat.
Tapi mau dimasak apapun, ikan bandeng terasa tidak enak jika kualitasnya segar.
Executive Chef The Hermitage a Tribute Portfolio Hotel, Jakarta, Chef Ferdian Tobing hadir pada sesi #MasakdiRumahAja edisi Jumat, 14 Agustus 2020 di Instagram @kompas.travel.
Ia memberikan tips memilih ikan bandeng yang kualitasnya bagus dan segar, diantaranya:
1. Kenali dari Baunya

“Ikan bandeng memang cenderung berbau lumpur dan kalau sudah masuk ke pasar pasti masih berbau lumpur, tapi bedanya menyengat atau tidak menyengat,” kata Ferdian.
Beda halnya dengan yang segar akan memiliki bau amis tak terlalu menyengat. Bau amis akan sangat natural seperti ikan segar pada umumnya.
Pembeli harus menghindari bandeng yang sudah berbau amis yang tajam dan tidak wajar.
2. Perhatikan Sisik Pada Ikan Bandeng
Perhatikan sisik ikan bandeng, apabila tidak mudah terkelupas menandakan ikan itu segar. Namun, apabila memiliki cacat seperti terlepas pada sisiknya, menandakan ikan tersebut kurang baik untuk dikonsumsi.
“Kalau copot satu atau dua ya mungkin karena ikan bandeng yang sudah dibawa ke pasar dari tambak pasti sudah tak sempurna,” ujar Ferdian.
Ia juga memberikan info untuk memilih ikan bandeng dengan sisik yang masih utuh dan teksturnya keras, melekat sempurna, dan tidak mudah lepas, itu salah satu ciri ikan bandeng yang masih segar.

3. Perhatikan Bagian Mata Ikan Bandeng
Perhatikan juga pada bagian mata ikan bandeng yang bisa menjadi tanda apakah ikan tersebut masih segar atau tidak.
Mata ikan bandeng yang keruh bisa dikatakan jika ikan itu sudah tak segar.
“Lalu juga matanya harus menonjol, kalau sudah tidak menonjol berarti sudah tidak segar,” katanya.
Pada pupil mata ikan bandeng segar akan hitam pekat dan bagian putihnya tak keruh.
4. Lihat dan Pegang Bagian Insang Ikan Bandeng
Apabila masih merah pekat dan merah bata maka ikan tersebut masih segar.
Namun kadang ada pedagang nakal yang sering kali mencampurkam pewarna makanan ke dalam insang agar terlihat masih berwarna merah darah.
Namun jangan khawatir cara untuk mengetahuinya adalah jika insang dipegang, warnanya akan menempel di tangan dan susah hilang maka insang tersebut menggunakan pewarna. Jika tidak maka ikan tersebut tidak memakai pewarna.
5. Tekstur Pada Daging Ikan Bandeng
Daging pada ikan bandeng juga menentukan apakah ikan tersebut layak untuk dikonsumsi atau tidak.
Jika daging ikan ditekan lalu cepat kembali ke bentuk semula berarti masih ikan masih segar, tetapi kalau dipencet kemudian lama kembali ke bentuk semula berarti sudah tidak segar.
6. Pilih Ikan Bandeng yang Berukuran Besar
Selain itu untuk mendapatkan bandeng yang enak, kamu bisa memilih bandeng yang ukurannya besar.
Sebab semakin besar bandeng maka akan semakin banyak kandungan lemak di dalamnya. Selain itu dagingnya juga semakin banyak.
“Mending kalau mau bandeng yang enak ya langsung aja pilih yang kisaran 800 gram hingga satu kilogram, itu kandungan lemaknya banyak sekali,” ujar Ferdian.