Breaking News:

Liputan Khusus

Cendol Elizabeth, Minuman Legendaris Asal Bandung yang Mendunia, Semula Gerobak kini Toko

Es Cendol Elizabeth yang semula dijual di emperan toko Elizabeth, kini menempati gerai yang megah. Terkenal mendunia.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Pelayan melayani warga yang membeli cendol di Toko Es Cendol Elizabeth, Jalan Inhoftank, Kota Bandung, Selasa (29/5/2018). Selama Ramadan, produksi cendol di toko milik H Rohman (60) ini meningkat sepuluh kali lipat dibanding hari biasa. Sehari memproduksi 1.500 liter yang kemudian dikemas per liter dalam plastik dijual Rp 16.000 dan dalam dalam kemasan gelas plastik dijual Rp 5.000. Minuman khas Sunda terbuat dari tepung beras yang disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan itu cocok untuk santapan berbuka puasa. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Reporter Tribun Jabar Kemal Setia Permana

TRIBUNNEWS.COM,  BANDUNG - Bandung  menyimpan banyak kuliner yang bertahan berpuluh-puluh tahun.

Kulinernya beragam mulai dari roti hingga minuman. Untuk minuman, ada Cendol Elizabeth yang bisa bertahan 42 tahun.

Cendol Elizabeth mulai dijajakan Rohman pada 1972.

Saat itu, dia berjualan menggunakan roda dan mangkal di depan toko tas Elizabeth di Jalan Oto Iskandardinata.  Kini, Cendol Elizabeth dijual di gerai toko yang cukup megah.

Cendol Elizabeth tidak asing lagi di Kota Bandung. Bukan hanya terkenal di Kota Bandung, Es Cendol Elizabeth sudah melegenda dan terkenal seantero Nusantara, bahkan hingga mancanegara.

Pada Ramadan, Es Cendol Elizabeth menjadi kuliner buruan  warga Kota Bandung dan sekitarnya. Rasanya yang menyegarkan membuat minuman ini menjadi pilihan saat iftar.

Menurut pengelola Es Cendol Elizabeth, Nur Hidayah, penjualan cendol Elizabeth biasanya selalu meningkat setiap Ramadan.

Kecuali, katanya,  Ramadan tahun lalu karena ada pemberlakuan lockdown di mana-mana. Menurutnya, penjualan cendol relatif berjalan melambat.

"Untuk Ramadan tahun ini, dalam dua minggu awal penjualan Cendol Elizabeth meningkat sekitar 25 persen dibanding tahun lalu," tutur Nur saat ditemui Tribun Jabar di gerai cendol Elizabeth Jalan Inhoftank No 64, Astanaanyar, Kota Bandung.

Halaman
123
Editor: cecep burdansyah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved