Breaking News:

Berada di Area yang Tidak Terjangkau Jaringan WiFi, Teknologi Mesh Bisa Jadi Solusinya

Berada di area yang tak terjangkau jaringan WiFi sangat menyebalkan. Apalagi bagi mereka yang harus bekerja dengan kecepatan internet yang tinggi.

IST
ilustrasi wifi 

TRIBUNNEWS.COM - Sebagian dari kita mungkin sering kali berada di area dead zone atau area yang tidak terjangkau oleh jaringan WiFi.

Kondisi itu menyebalkan bagi siapa saja yang ingin bekerja dengan kecepatan yang lebih tinggi dan jangkauan yang lebih luas dan koneksi lebih andal.

Adanya teknologi mesh memungkinkan terjadinya interkoneksi yang makin kuat antara perangkat dan node.

Teknologi mesh merupakan inovasi dalam menciptakan jaringan yang luas dan stabil tanpa repot menambah perangkat lain seperti range extender.

Range extender sering kali digunakan untuk memperluas jangakauan WiFi.

Meskipun fungsinya sama, namun cara kerja dan output nya berbeda dengan mesh. Teknologi mesh menggabungkan beberapa unit router membentuk satu jaringan terpadu.

Baca juga: Cara Sambungkan HP ke WiFi IndiHome, Tak Perlu Pakai Password

Pengguna router berteknologi mesh tidak akan merasakan adanya putus sambung pada perangkatnya ketika berpidah ruangan atau lantai di rumahnya karena setiap node mesh bertindak sebagai routernya sendiri, atau biasa disebut dengan istilah sealmess roaming.

Sebaliknya, pengguna range extender pada umumnya akan mengalami jeda ketika berpindah jaringan dan harus measukkan kata sandi kembali.

Selain itu, range extender hanya memperpanjangsinyal asli router yang dapat mempengaruhi kualitas konektivitas itu sendiri.

“Bisa dikatakan teknologi mesh ini memberikan coverage atau jangkauan WiFi yang lebih luas dan menghilangkan dead zones. Seamless roaming yang diciptakan memberikan kenyaman internetan tanpa jeda, pengguna dapat leluasa bergerak di dalam rumah dan tetap terkoneksi,” kata Marketing Manager TP-Link Indonesia Yoshia di Jakarta, Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: Telkom Targetkan 50 Wifi Corner Beroperasi di Papua

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved