Terlihat Cuek, Gen Z Indonesia Ternyata Peduli dengan Isu Lingkungan

Menurut Research and Management Lecturer UMN, Putu Yani Pratiwi, Gen Z paling banyak menganut Benevolence, peduli isu lingkungan

WARTAKOTA/GANI KURNIAWAN
Sejumlah pengendara sepeda dan pejalan kaki melintas di kawasan bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2020). Menurut Research and Management Lecturer Universitas Multimedia Nusantara, Putu Yani Pratiwi, Gen Z paling banyak menganut Benevolence termasuk peduli isu lingkungan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Generasi Z identik dengan karakter yang egosentris, tidak peduli dan lebih mementingkan diri sendiri.

Namun hal ini nyatanya berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Consulting.

Menurut Research and Management Lecturer Universitas Multimedia Nusantara, Putu Yani Pratiwi, Gen Z paling banyak menganut Benevolence.

Hal ini diketahui setelah UMN melakukan penelitian yang dilakukan pada Agustus-Oktober 2021.

Menggunakan responden dari seluruh Indonesia yang merupakan Gen Z dengan rentang usia 15-24 tahun.

"Setelah ditelaah berdasarkan data, Gen Z menganut karakter Benovolence. Suka menolong sesama dan kejujuran. Memaafkan sesama. Tidak etnosentris dan peduli dengan orang lain," ungkapnya pada webinar pemaparan Hasil Riset UMN Consulting, Kamis (21/7/2022).

Yang mengejutkan adalah Gen Z di Indonesia ternyata peduli pada isu kriminal dan Global Warming. Dengan kata lain Gen Z peduli terhadap isu perubahan iklim.

Baca juga: Milenial dan Gen Z Gemar Berwirausaha, Bisnis Makanan-Minuman Paling Diminati

"Sebanyak 78 persen respoden mengetahui isu lingkungan. Informasi didapatkan paling utama di sosial media. Kedua google, ketiga guru atau dosen," papar Putu.

Di sisi lain, penelitian ini juga mencari tahu pengetahuan Gen Z mengenai klasifikasi sampah. Hasilnya, hampir 75 persen menjawab dengan benar terkait klasifikasi sampah.

Lalu sekitar 92 persen Gen Z mengetahui klasifikasi sampah sesuai jenisnya. Namun, hanya sedikit yang melakukan pemilahan sampah di rumah.

"Baru 20 persen melakukan pemilahan sampah di rumah," kata Putu lagi.

Selain itu, partisipasi Gen Z di Indonesia pada komunitas isu lingkungan baru mencapai 13,56 persen.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved