Bacaan Doa
Doa agar Panjang Umur dan Dipertemukan dengan Bulan Ramadhan
Muslim dapat memanjatkan doa agar panjang umur dan dipertemukan dengan bulan Ramadhan dan meraih keberkahan di dalamnya.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Ramadhan merupakan bulan suci yang dinantikan oleh umat Islam.
Karena kemuliaannya, umat Islam dianjurkan berlomba-lomba dalam kebaikan dan meraih berkah pada bulan Ramadhan.
Nabi Muhammad Saw menjelaskan, puasa pada bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi umat Islam.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Saw bersabda: “Puasa telah diwajibkan atas kalian sebagaimana diwajibkan atas umat sebelum kalian. Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari No. 1901 dan Muslim No. 115)
Muslim yang diberikan umur panjang hingga dapat menjalankan ibadah pada bulan Ramadhan sudah seharusnya bersyukur karena Allah memberinya kesempatan untuk meraih berkah.
Dikutip dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama, berikut bacaan doa agar dipertemukan dengan Ramadhan.
Doa agar Panjang Umur dan Dipertemukan dengan Ramadhan
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allaahumma baariklanaa fii Rajaba wa Sya’baana wa ballighna Ramadhana.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu Ramadhan.”
Baca juga: Doa Menjelang Ramadhan, Bulan Suci yang Dinanti Umat Islam
أللهمَّ سَلِّمْنِي مِنْ رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا
Allahumma salimni min ramadhana wa sallim ramadhana li wa tasallamhu minni mutaqabbalan
Artinya: "Ya Allah, sampaikan aku (dengan selamat menuju bulan) Ramadan. Sampaikanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku (di bulan) Ramadhan."
Ayat Al-Quran Tentang Ramadhan
Bulan Ramadhan disebutkan pada beberapa ayat di dalam Al-Quran.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan ayat yang membahas tentang Ramadhan, sebagai berikut.
QS. Al Baqarah Ayat 183
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَععَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Yā ayyuhalladzīna āmanū kutiba ‘alaikumush-shiyāmu kamā kutiba ‘alalladzīna min qablikum la‘allakum tattaqūn.
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim, Ibnu Katsir, menjelaskan ayat di atas berkenaan dengan perintah puasa yang tidak hanya kewajiban menahan diri dari makan, minum dan jimak semata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-UMUR-PANJANG-45345344.jpg)