Minggu, 19 April 2026

Bacaan Doa

Doa Masuk dan Keluar Masjid Agar Selalu Dirahmati Allah SWT

Muslim dianjurkan membaca doa ketika masuk dan keluar masjid untuk mendapatkan rahmat Allah SWT selama beribadah di masjid.

Tribunnews.com
DOA MASUK MASJID - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Kamis (26/2/2026). Muslim dianjurkan membaca doa ketika masuk dan keluar masjid untuk mendapatkan rahmat Allah SWT selama beribadah di masjid. 
Ringkasan Berita:
  • Muslim dianjurkan untuk berdoa ketika hendak memasuki masjid dan keluar masjid.
  • Ketika berada di masjid, muslim perlu memahami adab agar tidak mengganggu orang lain yang beribadah.
  • Beberapa adab di masjid yaitu menutup aurat, menjaga ketenangan, tidak berjual-beli, dan mengerjakan sunah seperti sholat tahiyatul masjid.

TRIBUNNEWS.COM - Doa ketika masuk masjid merupakan amalan sunah yang dapat dikerjakan setiap muslim.

Masjid merupakan rumah Allah SWT karena tempat tersebut digunakan untuk beribadah kepada-Nya.

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa muslim dianjurkan untuk membaca doa agar Allah SWT membuka pintu rahmat-Nya.

“Ketika kalian memasuki masjid, ucapkanlah salam kepada Nabi, kemudian berdoalah: ‘Allahummaftah li abwaba rahmatika’ (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).” (HR. Ibn Mājah 772)

Dikutip dari buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah 2023 terbitan Kementerian Agama, berikut doa masuk dan keluar masjid.

Doa Masuk Masjid

اللّٰهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Allahummaftahli abwaaba rahmatika

Artinya: "Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu."

Atau

اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Allāhumma-ghfir lī dhunūbī waftah lī abwāba raḥmatik.

Artinya: "Ya Allah ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah pintu- pintu rahmat-Mu."

Baca juga: Doa 10 Hari Pertama Ramadan, Memohon Berkah dan Ampunan Allah SWT

Doa Keluar Masjid

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Allāhumma innī as’aluka min faḍlika

Artinya: "Ya Tuhanku, bukakanlah bagiku pintu keutamaan-Mu." (HR. Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i dan Ibnu Majah).

Atau 

رَبِّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ فَضْلِكَ

Rabbi iftaḥ lī abwāba faḍlika

Artinya: "Ya Tuhanku, bukakanlah bagiku pintu keutamaan-Mu." 

Selain doa masuk masjid dan keluar masjid, seorang muslim dapat membaca doa ketika berjalan menuju masjid agar Allah memberkahi setiap langkahnya.

Doa Menuju Masjid

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا، وَفِي لِسَانِي نُورًا، وَاجْعَلْ فِي سَمْعِي نُورًا، وَاجْعَلْ فِي بَصَرِي نُورًا، وَاجْعَلْ مِنْ خَلْفِي نُورًا، وَمِنْ أَمَامِي نُورًا، وَاجْعَلْ مِنْ فَوْقِي نُورًا، وَمِنْ تَحْتِي نُورًا، اللَّهُمَّ أَعْطِنِي نُورًا.

Allāhumma-j‘al fī qalbī nūran, wa fī lisānī nūran, waj‘al fī sam‘ī nūran, waj‘al fī baṣarī nūran, waj‘al min khalfī nūran, wa min amāmī nūran, waj‘al min fawqī nūran, wa min taḥtī nūran. Allāhumma a‘ṭinī nūran.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah dalam qalbuku nur, dalam lisanku nur, jadikanlah dalam pendengaranku nur dan dalam penglihatanku nur. Jadikanlah dari belakang-ku nur dan dari depanku nur. Jadikanlah dari atasku nur dan dari bawahku nur. Ya Allah, berilah aku nur tersebut.” (HR.Muslim).

Adab di Dalam Masjid

Muslim perlu mengetahui adab ketika berada di dalam masjid untuk menjaga ketertiban dan ketenangan bagi orang lain yang beribadah.

Dirangkum dari laman Muhammadiyah, berikut adab ketika masuk masjid yang perlu diketahui setiap muslim.

1. Berjalan Kaki Menuju Masjid

Seorang muslim akan memperoleh pahala ketika berjalan kaki ke masjid. Setiap langkah yang diniatkan untuk beribadah memiliki nilai kebaikan di sisi Allah. Selama tujuannya untuk menunaikan ibadah, perjalanan menuju masjid menjadi bagian dari amal saleh.

Hal ini disebutkan dalam hadis yang menyebutkan Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang bersuci dari rumahnya kemudian berjalan ke salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) untuk menunaikan salah satu dari kewajiban-kewajiban yang Allah wajibkan, maka kedua langkahnya salah satunya akan menghapus dosa dan langkah yang lainnya akan mengangkat derajat.” (HR. Muslim no. 1553)

2. Memakai Pakaian Bersih, Suci dan Menutup Aurat

Umat Islam dianjurkan menjaga kebersihan dan kesucian ketika datang ke masjid. Masjid adalah tempat ibadah yang harus dihormati, sehingga pakaian yang dikenakan sebaiknya bersih dan layak.

Rasulullah SAW bersabda: "Diperintahkan untuk membangun masjid di tengah-tengah perkampungan, dibersihkan dan diberi wangi-wangian." (HR. Abu Dawud No. 455)

Selain itu, setiap muslim wajib menutup aurat dengan baik saat berada di masjid sebagai bentuk penghormatan kepada Allah serta agar tidak mengganggu kekhusyukan orang lain.

3. Mendahulukan Kaki Kanan dan Membaca Doa

Saat memasuki masjid, disunahkan melangkah dengan kaki kanan terlebih dahulu. Bersamaan dengan itu, dianjurkan membaca doa masuk masjid.

Dari ‘Aisyah RA mengatakan: “Nabi Saw selalu mendahulukan yang kanan, ketika memakai sandal, menyisir rambut, bersuci, dan yang lainnya.” (HR. Bukhari)

4. Melangkah dengan Tenang

Ketika menuju masjid, seorang muslim hendaknya berjalan dengan sikap tenang dan tidak tergesa-gesa. 

Ketenangan ini penting agar tidak mengganggu jamaah lain dan menjaga suasana ibadah tetap khusyuk.

Rasulullah bersabda: “Apabila kalian mendengar iqamah, berjalanlah menuju salat dan kalian harus tenang, dan jangan buru-buru..” (HR. Bukhari no. 636 dan Muslim no. 602)

5. Melaksanakan Sholat Tahiyatul Masjid

Setiap muslim yang baru masuk masjid dianjurkan melaksanakan sholat sunnah tahiyatul masjid sebanyak dua rakaat sebelum duduk. Sholat ini sebagai bentuk penghormatan terhadap masjid.

Rasulullah Saw bersabda: “Apabila kalian masuk masjid, jangan duduk, sampai salat dua rakaat.” (HR. Muslim).

6. Berdoa di Waktu Antara Adzan dan Iqamah

Ketika sudah berada di masjid dan menunggu salat, dianjurkan memperbanyak doa pada waktu antara adzan dan iqamah. Waktu tersebut termasuk saat yang mustajab untuk berdoa.

Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad).

7. Tidak Melakukan Aktivitas Jual Beli

Masjid bukan tempat untuk kegiatan perdagangan. Oleh karena itu, umat Islam dilarang melakukan transaksi jual beli di dalamnya agar fungsi masjid sebagai tempat ibadah tetap terjaga.

Rasulullah Saw bersabda: “Jika kamu melihat orang menjual atau membeli di masjid maka katakanlah, ‘Semoga Allah tidak memberi keuntungan pada daganganmu.’” (Tirmidzi no. 1232).

Larangan ini menunjukkan bahwa masjid seharusnya difungsikan untuk ibadah, bukan untuk aktivitas bisnis.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved