Bacaan Doa
Doa Akhir Tahun Hijriyah, Sambut 1 Muharram dengan Amalan Baik
Doa akhir tahun hijriyah dapat dibaca untuk memohon ampunan Allah atas dosa selama setahun terakhir dan sambut 1 Muharram dengan amalan baik.
Ringkasan Berita:
- Menjelang pergantian tahun Hijriah, umat Islam dianjurkan memperbanyak muhasabah, berdoa, dan memohon ampun kepada Allah SWT atas segala kekurangan selama setahun terakhir.
- Salah satu amalan yang sering dilakukan adalah membaca doa akhir tahun dan Sayyidul Istighfar sebagai bentuk taubat dan rasa syukur.
- Memasuki tahun baru, umat Islam dapat memperbanyak ibadah seperti puasa sunnah Muharram, sedekah, membaca Al-Qur'an, dan menuntut ilmu agama.
TRIBUNNEWS.COM - Akhir tahun hijriyah jatuh pada waktu Maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah.
Tahun baru hijriyah ditandai dengan terlihatnya Bulan pada waktu Maghrib pada tanggal terakhir Dzulhijjah, kemudian memasuki 1 Muharram.
Menjelang berakhirnya bulan Dzulhijjah, waktu Ashar hingga Maghrib adalah waktu terbaik untuk bermuhasabah diri.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan muhasabah diri dapat dilakukan dengan mengingat cita-cita rohani yang belum tercapai dan dosa apa yang masih dilakukan selama setahun terakhir, yang diiringi dengan doa dan permohonan ampun kepada Allah SWT.
Seorang ulama besar Islam, Imam As-Suyuti, menulis doa yang dapat dibaca pada akhir tahun hijriyah.
Doa ini berisi harapan agar Allah SWT menerima semua amal ibadah dan mengampuni dosa-dosa selama setahun terakhir.
Bacaan doa akhir tahun hijriyah juga dapat ditambah dengan Sayyidul Istighfar, yaitu bacaan istighfar yang paling mulia.
Dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), berikut bacaan doa akhir tahun hijriyah.
Doa Akhir Tahun
اَللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنَيْ عَنْهُ وَ لَمْ تُرُضِهِ وَ نَسِيْتَهُ وَ لَمْ تَنْسَهُ وَ حَلَمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَي عُقُوْبَتِيْ وَ دَععَوْتَنِيْ اِلَي التَّوْبَةِ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيتَكَ اَللّهُمَّ فَاِنِّيْ اسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ وَ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدتْنِي الثَّوَابَ فَاَسْاَلُكَ اللّهُمَّ يَا ذَاا الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ اَنْ تَقْبَلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ وَصَلَّي اللهُ عَلَي سَيّدِنَا مُحَمّدً وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِه وَسَلَّم
Allahumma maa ‘amiltu fi haadzhis-sanati mimmaa nahaitanii ‘anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubatii wa da’autanii ilat taubati ba’da jur-atii alaa ma’syiyatika, Allahumma fa inni astagfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa’adtanitsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal judi wal karami an tataqabbalahuu minnii wa laa taqtha’ rajaaii minka yaa kariim. wa shallalahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam.
Artinya: “Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-mu, sedang kami belum bertaubat, padahal engkau tidak melupakannya dan engkau bersabar, yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau sudah mengajak saya untuk bertaubat sesudah saya maksiat. Karena itu ya Allah saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala yang telah saya kerjakan selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat yang maha pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas pendahulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.”
Baca juga: Doa Minta Rezeki Tak Terduga saat Mengalami Kesulitan Ekonomi
Sayyidul Istighfar
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana abduka, wa ana 'ala ahdika wa wa'dika ma istata'tu, a'udzu bika min sharri ma sana'tu, abu'u laka bini'matika 'alayya, wa abu'u bidzanbi faghfir li fa innahu la yaghfirudh-dzunuba illa anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang pada janji-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau."
Amalan Menyambut Tahun Baru Hijriyah
Muslim dapat mengisi waktu pada akhir tahun hijriyah dengan kegiatan yang bermanfaat. Mengutip laman Universitas Negeri Surabaya (UNESA), berikut daftar amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut tahun baru hijriyah.
1. Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun
Membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun merupakan salah satu amalan yang banyak dilakukan umat Islam saat pergantian tahun Hijriah. Doa akhir tahun dipanjatkan sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT atas kesalahan dan dosa yang telah dilakukan selama setahun terakhir.
Sementara itu, doa awal tahun dibaca untuk memohon keberkahan, petunjuk, perlindungan, dan kemudahan dalam menjalani tahun yang baru. Dengan berdoa, seorang muslim menunjukkan harapan agar kehidupannya menjadi lebih baik serta lebih dekat kepada Allah SWT.
2. Melaksanakan Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan melaksanakan puasa sunnah. Puasa yang paling dianjurkan adalah puasa Tasu'a pada tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Asyura memiliki keutamaan besar, yaitu dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu. Oleh karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan momentum Tahun Baru Hijriah untuk meningkatkan ibadah melalui puasa sunnah.
3. Muhasabah Diri dan Evaluasi Tahun yang Telah Lewat
Pergantian tahun menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Muhasabah berarti menilai kembali berbagai perbuatan, sikap, dan ibadah yang telah dilakukan selama setahun terakhir.
Dengan melakukan evaluasi diri, seseorang dapat mengetahui kekurangan yang perlu diperbaiki dan mempertahankan kebiasaan baik yang telah dilakukan. Muhasabah juga membantu seseorang untuk menyusun tujuan dan tekad yang lebih baik dalam menjalani tahun yang baru.
4. Memperbanyak Sedekah dan Amalan Kebaikan
Menyambut tahun baru Islam dapat dilakukan dengan memperbanyak sedekah dan berbagai amal saleh. Sedekah tidak selalu berupa uang, tetapi juga dapat berupa bantuan tenaga, ilmu, perhatian, maupun sikap baik kepada sesama.
Dengan memperbanyak kebaikan, seorang muslim berharap memperoleh keberkahan, pahala, dan ridha Allah SWT. Selain itu, sedekah juga dapat mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan rasa peduli terhadap orang lain yang membutuhkan.
5. Membaca Al-Qur'an dan Memperdalam Ilmu Agama
Membaca Al-Qur'an merupakan amalan yang sangat dianjurkan setiap waktu, termasuk saat menyambut Tahun Baru Hijriah. Membaca dan memahami isi Al-Qur'an dapat menambah keimanan serta menjadi petunjuk dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk memperdalam ilmu agama melalui kajian, membaca buku-buku keislaman, atau belajar kepada guru yang kompeten. Dengan ilmu agama yang baik, seseorang akan lebih mudah membedakan antara yang benar dan yang salah dalam kehidupannya.
6. Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam
Mengucapkan selamat Tahun Baru Islam kepada keluarga, sahabat, tetangga, dan sesama muslim merupakan salah satu bentuk silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah. Ucapan tersebut dapat menjadi sarana untuk saling mendoakan agar diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalani tahun yang baru.
Selain mempererat hubungan persaudaraan, ucapan selamat juga dapat menumbuhkan semangat untuk bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT di tahun yang akan datang.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-AKHIR-TAHUN-3454ERTGE.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.