Minggu, 31 Agustus 2025

Pilpres 2024

Bila Dipasangkan Dengan Prabowo, Erick Thohir Dinilai Miliki Kemampuan Dongkrak Elektoral

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, peluang kemenangan Prabowo semakin besar bila cawapresnya Erick Thohir

Penulis: Taufik Ismail
Humas Setjen Kemhan/Humas Setjen Kemhan
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir, di Kantor Kemhan, Jakarta, Rabu (17/5/2023). Menhan Prabowo dengan wajah gembira berjabat tangan menyambut Erick Thohir dan mengucapkan selamat atas emas untuk Timnas sepak bola U-22 Indonesia di Sea Games 2023 yang diraih usai mengalahkan Thailand di laga final dengan skor 5-2. (Biro Humas Setjen Kemhan) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peluang Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto memenangi Pilpres 2024 dinilai sangat tergantung pada sosok Cawapres yang mendampinginya.

Peluang kemenangan Prabowo semakin besar bila Cawapresnya memiliki kemampuan dalam mendongkrak elektoral.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, hadirnya Erick Thohir semakin dapat menciptakan dampak positif signifikan secara elektoral. Terlebih terhadap Prabowo Subianto.

Dia menilai, duet keduanya bahkan akan menjadi lebih kompetitif bila bisa berpasangan pada Pilpres mendatang. Keduanya akan menciptakan duet yang sangat kompetitif melawan pasangan lainnya.

"Prabowo, dia lebih kompetitif kalau menggandeng Erick Thohir," kata Burhanuddin, Jakarta, Senin (22/5/2023).

Baca juga: Respons Gerindra Soal Gibran Dipanggil PDIP Buntut Temani Prabowo di Solo: Kami Tak Ikut Campur

Kondisi tersebut terlihat dari survei Indikator Politik Indonesia pada 30 April - 5 Mei 2023, elektabilitas Erick Thohir konsisten tempati daftar teratas.

Pada simulasi lima nama, Erick Thohir berhasil meraih elektabilitas sebesar 18,8 persen.

Terlebih, pada simulasi pertama Prabowo berpasangan dengan Erick Thohir menciptakan perlawanan sengit dengan duet Ganjar Pranowo - Sandiaga Uno.

Prabowo - Erick Thohir mampu mendapat perolehan angka sebesar 34,3 persen.

"Kalau Prabowo dipasangakan dengan Erick Thohir itu mencaoai 35,4 persen, statistik light and heat," papar Burhanuddin.

Baca juga: PDIP Tak Khawatir Relawan Jokowi Pecah Dukung Prabowo di 2024

Hasil berbanding terbalik pada simulasi kedua, Prabowo justru mengalami penurunan drastis bila dipasangkan dengan Khofifah Indar Parawansa hanya 30,5 persen.

Keduanya kalah dari duet Ganjar Pranowo - Ridwan Kamil mendapat 40,1 persen.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan