Pilpres 2024
Bila Dipasangkan Dengan Prabowo, Erick Thohir Dinilai Miliki Kemampuan Dongkrak Elektoral
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, peluang kemenangan Prabowo semakin besar bila cawapresnya Erick Thohir
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Whiesa Daniswara
Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peluang Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto memenangi Pilpres 2024 dinilai sangat tergantung pada sosok Cawapres yang mendampinginya.
Peluang kemenangan Prabowo semakin besar bila Cawapresnya memiliki kemampuan dalam mendongkrak elektoral.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, hadirnya Erick Thohir semakin dapat menciptakan dampak positif signifikan secara elektoral. Terlebih terhadap Prabowo Subianto.
Dia menilai, duet keduanya bahkan akan menjadi lebih kompetitif bila bisa berpasangan pada Pilpres mendatang. Keduanya akan menciptakan duet yang sangat kompetitif melawan pasangan lainnya.
"Prabowo, dia lebih kompetitif kalau menggandeng Erick Thohir," kata Burhanuddin, Jakarta, Senin (22/5/2023).
Baca juga: Respons Gerindra Soal Gibran Dipanggil PDIP Buntut Temani Prabowo di Solo: Kami Tak Ikut Campur
Kondisi tersebut terlihat dari survei Indikator Politik Indonesia pada 30 April - 5 Mei 2023, elektabilitas Erick Thohir konsisten tempati daftar teratas.
Pada simulasi lima nama, Erick Thohir berhasil meraih elektabilitas sebesar 18,8 persen.
Terlebih, pada simulasi pertama Prabowo berpasangan dengan Erick Thohir menciptakan perlawanan sengit dengan duet Ganjar Pranowo - Sandiaga Uno.
Prabowo - Erick Thohir mampu mendapat perolehan angka sebesar 34,3 persen.
"Kalau Prabowo dipasangakan dengan Erick Thohir itu mencaoai 35,4 persen, statistik light and heat," papar Burhanuddin.
Baca juga: PDIP Tak Khawatir Relawan Jokowi Pecah Dukung Prabowo di 2024
Hasil berbanding terbalik pada simulasi kedua, Prabowo justru mengalami penurunan drastis bila dipasangkan dengan Khofifah Indar Parawansa hanya 30,5 persen.
Keduanya kalah dari duet Ganjar Pranowo - Ridwan Kamil mendapat 40,1 persen.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.