Jumat, 29 Agustus 2025

Pilpres 2024

Disinggung SBY, Sandiaga Berencana Temui Parpol Lain dalam Waktu Dekat

Sandiaga Uno mengatakan bahwa partainya berencana berkomunikasi dengan parpol-parpol lain untuk berjuang bersama PDIP.

Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/ chaerul Umam
Ketua Bappilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (27/8/2023). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno mengatakan bahwa partainya berencana berkomunikasi dengan parpol-parpol lain untuk berjuang bersama PDIP.

Hal tersebut terkait pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang menyebut ada menteri aktif mengajak pihainya bergabung.

"Jadi memang dalam membangun komunikasi politik saya juga sudah menyampaikan kepada kunjungan di PPP ini rencananya dalam beberapa minggu ke depan ini akan kita coba buka komunikasi tentunya dalam bingkai kerja sama politik yang telah kita tandatangani dengan PDI Perjuangan bahwa kita sudah menetapkan calon presidennya Ganjar Pranowo. Kita ingin mengajak pihak-pihak lain ikut berjuang bersama," kata Sandiaga kepada wartawan, Sabtu (2/8/2023).

Menparekraf tersebut mengakui memang sempat berkomunikasi dengan Partai Demokrat.

"Saya sudah sampaikan bahwa secara terbuka kepada temen-temen pers bahwa kita membangun negeri ini harus bersama-sama," katanya.

"Dan kita berencana untuk berbicara dengan partai-partai lain termasuk Demokrat, Mas AHY dan juga beberapa partai lainnya yang memang sudah sempet berhubungan tapi belum ada follow upnya," tandas dia.

Baca juga: Resmi! Duet Capres Anies Baswedan dan Cawapres Cak Imin, Surya Paloh: Insya Allah Pemimpin Baru

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut ada menteri aktif dari kabinet Indonesia Maju di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendesak agar Demokrat berkoalisi dengan PKS dan PPP.

SBY mengungkapkan desakan ini disebut oleh menteri aktif tersebut sudah sepengetahuan 'Pak Lurah'.

"Kita juga tahu seorang menteri masih aktif dari Kabinet Jokowi, secara intensif, melakukan lobi termasuk kepada Partai Demokrat dengan mengajak dan membentuk koalisi yang baru."

"Koalisi (yang diminta) Demokrat, PKS, dan PPP. Yang bersangkutan mengatakan inisiatif (lobi) ini sudah sepengetahuan Pak Lurah," kata SBY dalam konferensi pers di Cikeas, Bogor pada Jumat (1/9/2023).

SBY mengatakan bahwa ada sosok 'master mind' atau dalang yang mengendalikan terkait koalisi partai politik (parpol) dan pasangan capres-cawapres yang bakal maju di Pilpres 2024 mendatang.

Namun, SBY mengungkapkan tidak tahu siapa sosok 'master mind' yang dimaksud tersebut.

Lebih lanjut, SBY menilai segala bentuk spekulasi dan intrik politik ini akan terbuka pada saatnya di hadapan rakyat.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan