Minggu, 31 Agustus 2025

Pilpres 2024

Tawa Jokowi Disebut-sebut Minta PKB Dukung Prabowo-Erick

Jokowi mengatakan urusan Capres dan Cawapres di Pilpres 2024 bukanlah urusan dirinya.

Penulis: Taufik Ismail
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah bahwa dirinya meminta PKB untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Erick Thohir di Pilpres 2024. Permintaan Jokowi tersebut ditenggerai menjadi penyebab hengkangnya PKB dari Koalisi dengan Gerindra. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah bahwa dirinya meminta PKB untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Erick Thohir di Pilpres 2024. Permintaan Jokowi tersebut ditenggerai menjadi penyebab hengkangnya PKB dari Koalisi dengan Gerindra.

"Urusan capres, urusan cawapres itu urusan partai. Urusan partai atau koalisi partai," katanya di Pasar Mester Bali, Jatinegara, Jakarta, Selasa, (19/9/2023).

Baca juga: Elite PKB Singgung Pilpres 2024 Cuma Diikuti 2 Poros, Siapa Capres yang Bakal Tereliminasi?

Jokowi mengatakan urusan Capres dan Cawapres di Pilpres 2024 bukanlah urusan dirinya.

"Bukan urusan presiden. Sudah," katanya.

Sebelumnya beredar kabar bahwa Presiden meminta Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk mendukung pasangan Prabowo-Erick di Pilpres 2024.

Namun PKB enggan dan memilih hengkang dari koalisi dengan Gerindra.

Baca juga: Tolak Jadi Kapten Timnas AMIN, Najwa Shihab: Saya Tidak Akan Terlibat Sebagai Bagian Tim Sukses

Sebuah cuplikan video beredar di media sosial yang berisi pengakuan Ketua DPW PKB Jawa Tengah Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mengenai alasan PKB hengkang dari koalisi dengan Gerindra. Alasan tersebut yakni diminta untuk mendukung pasangan Prabowo-Erick.

Jokowi telah berulang kali membantah telah ikut cawe-cawe dalam urusan koalisi partai di Pilpres 2024.

Sebelumnya Jokowi juga membantah bahwa ikut melakukan intervensi atas bergabungnya Golkar dan PAN mendukung Prabowo Subianto.

"Ya itu urusannya partai-partai lah. Urusannya Golkar, urusannya PAN, urusannya Gerindra, urusannya PKB. Itu urusannya partai-partai," katanya di Istana Negara, Jakarta, Senin, (14/8/2023).

Presiden Jokowi mengatakan Golkar dan PAN tidak berkomunikasi dengannya sebelum menyatakan dukungan kepada Prabowo. Karena kata Jokowi urusan dukung mendukung di Pilpres 2024 bukan urusan Presiden.

"Ndak, ndak. Itu urusan mereka. Urusan koalisi, urusan kerja sama. Saya bukan ketua partai. Saya presiden," katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan