Jumat, 29 Agustus 2025

Pilpres 2024

CSIS Soroti Adu Data 3 Capres Saat Debat Ketiga Pilpres 2024, Siapa yang Unggul?

CSIS menyoroti adu data ketiga calon presiden (capres) dalam debat ketiga Pilpres 2024 yang berlangsung Minggu (7/1/2024) malam.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan bersama calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo saat debat calon presiden Pemilu 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Debat ketiga Pemilu 2024 diikuti tiga capres dengan tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan internasional, dan Geopolitik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CSIS menyoroti adu data ketiga calon presiden (capres) dalam debat ketiga Pilpres 2024 yang berlangsung Minggu (7/1/2024) malam.

Menurut Ketua Departemen Hubungan Internasional CSIS Indonesia Lina Alexandra banyak pihak memandang capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo berusaha untuk memojokkan dan menyerang capres nomor urut 2 Prabowo Subianto pada sesi tanya jawab antarcapres.

Hal tersebut disampaikannya dalam Media Briefing bertajuk Menanggapi Debat Ketiga Capres-Cawapres dan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) di kanal Youtube CSIS Indonesia pada Senin (8/1/2024).

"Karena memang lagi-lagi mereka (Anies dan Ganjar) membawa data tapi Pak Prabowo mengatakan ya datanya salah, datanya salah, tapi ketika dichallange (ditantang) tidak ada datanya yang bisa ditunjukkan oleh beliau," lanjut Lina.

"Dalam hal ini bahkan beliau mengatakan tidak etis kalau dibuka datanya, kok kelemahan sendiri dibuka kepada pihak-pihak luar," sambung dia.

Baca juga: Grace Natalie Hampiri Moderator Debat Gegara Tiga Jari Pendukung Ganjar, Kini TPN Minta KPU Evaluasi

Namun demikian, menurutnya tidak adanya defence white paper (buku putih pertahanan) selama beberapa tahun terakhir.

Sekadar informasi, istilah buku putih pertahanan merujuk pada dokumen strategis di bidang pertahanan yang berisi suatu rumusan pernyataan dan kebijakan pertahanan sebagai pedoman bagi penyelenggaraan fungsi pertahanan negara.

Padahal, kata dia, pembuatan buku putih pertahanan merupakan suatu keharusan.

"Itu menjadi satu cara untuk kita melihat, mendefinisikan bagaimana ancaman pertahanan itu sehingga bisa menentukan postur pertahanan seperti apa yang betul, yang cocok, dan apa-apa prioritas ke depan," kata dia.

Baca juga: Emosi Prabowo saat Debat Disoroti Timnas AMIN, Kini Disindir PDIP: Itu Sejak Muda, Sulit Diubah

Menurutnya sesi tanya jawab antarcapres sangat didominasi oleh isu pertahanan.

Namun demikian, menurutnya hal itu bukan hal yang mengagetkan karena dianggap tidak terlalu mengawang-awang.

"Kalau soal hubungan internasional itu hampir semua paslon sepertinya tidak begitu menguasai," kata dia.

"Jadi mereka lebih banyak membahas tentang tambahan alokasi anggatan pertahanan, kemudian matra pertahanan mana yang harus diperkuat, kinerja kementerian pertahanan, ada juga yang menyoroti tentang penurunan performa atau kekuatan pertahanan Indonesia," ujarnya.

Diketahui debat ketiga Pilpres 2024 mengambil tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan