TAG
CSIS
Berita
Foto (11)
-
CSIS dan CfDS Gelar IRIS 2025, Bahas Risiko dan Peluang GenAI di Asia-Pasifik
GenAI menghadirkan peluang besar, namun sekaligus menyimpan risiko serius memperbesar arus misinformasi yang dapat mengancam demokrasi.
-
Pemerintah Kucurkan Rp 335 T untuk MBG Pada 2026, Ini Kritik dari CSIS
Prabowo mengungkap pemerintah mengalokasikan anggaran untuk MBG sebesar Rp 335 triliun pada 2026.
-
CSIS: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 781,9 Triliun untuk Bayar Bunga Utang di 2026
Pemerintah berencana menarik utang baru senilai Rp 781,9 triliun pada 2026 yang sebagian untuk membayang bunga hutang.
-
Pemerintah Didorong Berlakukan Proses Seleksi yang Sama untuk Birokrat dan TNI di Instansi Sipil
Proses penyaringannya harus dilakukan secara terbuka. Sehingga pejabat karir maupun yang berasal dari TNI punya kesempatan yang sama
-
Peneliti CSIS Nilai Pemerintahan Saat Ini Tampak Tidak Percaya pada Supremasi Sipil
Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Nicky Fahrizal mengakui ada indikasi pemerintahan sipil tidak percaya diri.
-
Peneliti CSIS Lihat Potensi Aksi Penolakan UU TNI Akan Semakin Besar
Nicky pun mengingatkan kepada masyarakat sipil agar memberikan perhatian pada proses perubahan undang-undang dalam beberapa minggu ke depan.
-
CSIS: Proses Pembahasan RUU TNI Tak Sesuai Standar, DPR dan Pemerintah Ugal-ugalan
Banyaknya versi Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang beredar di masyarakat juga membuat publik tidak mendapatkan informasi yang memadai.
-
CSIS: Dominasi PDIP dan Golkar di Pilkada Memudar, Gerindra Meningkat Tajam
Pada Pilkada sebelumnya, hanya sekitar 6,06% kepala daerah berasal dari Gerindra, sedangkan dalam Pilkada 2024 angkanya melonjak menjadi 27,03%.
-
CSIS: Incumbent Tak Jamin Kemenangan di Pilkada 2024
Inilah faktor yang membuat incumbent bisa kalah di Pilkada 2024, tidak ada jaminan menang.
-
Pergeseran Peta Politik Pascapilkada, Kemenangan Gerindra Hingga Migrasi Elite Parpol Jadi Faktornya
Perubahan dinamika politik di daerah juga berdampak pada efektivitas pemerintah dalam menjalankan program-program strategis.
-
APBN Bakal Tertekan Akibat Gemuknya Kabinet, Pengamat Wanti-wanti Kesuksesan Program Andalan Prabowo
Salah satunya program Makan Bergizi Gratis, yang disebut-sebut memerlukan anggaran paling sedikit Rp70 triliun.
-
Kementerian Keuangan Langsung di Bawah Presiden Prabowo, CSIS: Bikin Fiskal Negara Terjaga
Pemanggilan calon menteri dan wakil menteri oleh Pak Prabowo respon pasar cenderung positif hingga saat ini.
-
Peneliti CSIS Ragukan Efektivitas dan Transparansi Program Makanan Bergizi Gratis Prabowo
Peneliti CSIS mempertanyakan efektivitas dan transparansi program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu unggulan Presiden Prabowo Subianto.
-
Elite Parpol di Kabinet Prabowo Menumpuk, Pengamat: Berpotensi Picu Konflik Kepentingan
Arya juga menyoroti potensi konflik kepentingan dari menteri yang terhubung dengan kelompok bisnis tertentu.
-
AS Ungkap China Bisa Caplok Taiwan Tanpa Lakukan Invasi Militer, Begini Caranya
Pusat Studi Strategis dan Internasional Amerika (CSIS) mengungkapkan bahwa sebenarnya China atau Tiongkok bisa saja mencaplok Taiwan dengan mudah.
-
Analis CSIS Tanggapi Ucapan Selamat AS ke Prabowo: Mereka Kenal Baik Prabowo
Analis Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Greg Poling menanggapi ucapan selamat yang disampaikan Presiden AS, Joe Biden ke Prabowo
-
Peneliti CSIS Nilai Hak Angket DPR Sulit untuk Terwujud
Tetapi ia mempertanyakan seberapa berkomitmennya, NasDem, PKS dan PKB terkait hak angket tersebut.
-
CSIS Pastikan Keunggulan Prabowo-Gibran Satu Putaran di Quick Count
Centre for Strategic and International Studies (CSIS) bahkan memastikan kemenangan itu bisa diraih dalam sekali putaran.
-
Data Sampel Masuk 100 Persen, Ini Hasil Quick Count Versi Cyrus Network dan CSIS
Hasil hitung cepat atau Quick Count yang diselenggarakan Cyrus Network dan CSIS, data dari 2.000 TPS sampel masuk 100 persen.
-
Hasil Akhir Quick Count di 3 Lembaga Survei, LSI Denny JA Tempatkan Prabowo-Gibran 58,47 persen
Setidaknya hingga pukul 11.00 WIB, ada tiga lembaga yang sudah merampungkan hitung cepat mereka.