Minggu, 31 Agustus 2025

Pilpres 2024

Kampanye di Bangka Belitung, Prabowo: Saya Tidak Omon-omon, Saya Apa Adanya

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa, latar belakang dirinya banyak memengaruhi cara bertuturnya selama ini.

Editor: Content Writer
Istimewa
Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menghadiri acara 'Konsolidasi Relawan Prabowo-Gibran Provinsi Bengkulu' yang digelar di Balai Buntar, Bengkulu, Kamis (11/1). 

TRIBUNNEWS.COM - Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa, latar belakang dirinya banyak memengaruhi cara bertuturnya selama ini.

"Bahasa saya apa adanya," kata Prabowo di acara 'Konsolidasi Indonesia Maju' di GOR Sahabudin, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (11/1).

"Jangan bahasa-bahasa elit, bahasa-bahasa pengamat-pengamat, beginilah, begitulah. (Itu) teori saja, omon-omon kosong," sambung dia.

Di hadapan ribuan masyarakat Bangka Belitung, Prabowo lalu menyinggung sebuah peribahasa tentang perbuatan baik yang tidak dibalas setimpal.

Baca juga: Kampanye di Bangka Belitung, Prabowo Kutip Peribahasa Air Susu Dibalas Air Tuba

"Ada kawan saya mengatakan, memang benar kadang-kadang pepatah nenek moyang kita banyak benarnya. Hati-hati, dalamnya laut bisa kita ukur, dalamnya hati orang belum tentu bisa kita ukur," kata Prabowo.

"Ada juga nasihat nenek moyang kita, hati-hati, kadang-kadang, air susu dibalas dengan air tuba," tambahnya.

Kendati demikian, Prabowo mengaku tidak ingin ambil pusing dengan sindiran dan olok-olok yang dialamatkan kepadanya. Ia mangatakan hanya akan menyerahkan pada rakyat dan Allah SWT.

"Tapi ya kadang-kadang saya harus sabar, saya cukup mengurut dada saja. Biarlah rakyat dan Allah SWT yang menjawab," ucap Prabowo. (**Fina**)

Baca juga: Ingatkan Kekayaan Alam Babel dari Lada Hingga Timah, Prabowo: Harus Dijaga Sebaik-baiknya

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan