Senin, 1 September 2025

Pilpres 2024

Mahfud Ikuti Jejak SBY, Mundur dari Menko Polhukam & Sukses, Bagaimana Elektabilitasnya di Survei?

Mundurnya Mahfud dikaitkan banyak orang dengan mundurnya SBY dari posisi Menko Polkam 20 tahun silam, tepatnya jelang Pemilu 2004.

Kolase Tribunnews.com
Menko Polhukam Mahfud MD dan Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mundurnya Mahfud dikaitkan banyak orang dengan mundurnya SBY dari posisi Menko Polkam 20 tahun silam, tepatnya jelang Pemilu 2004. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahfud MD menyatakan akan mundur dari Menko Polhukam.

Pernyataan ini disampaikan di sela kampanye di Desa Swastika, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, pada Rabu (31/1/2024) siang ini.

Mahfud mengakui telah membawa surat pengunduran diri, dan tinggal diserahkan kepada Presiden Jokowi secara langsung. 

Mahfud mengatakan, dirinya masih menunggu jadwal bisa bertemu dengan Jokowi, lantaran Presiden RI sedang berdinas di luar Jakarta.

Istana mengklaim bahwa Jokowi akan kembali ke Jakarta pada besok Kamis (1/2/2024) malam. 

Mahfud MD juga menekankan akan mengundurkan diri sebagai Menko Polhukam di momentum yang tepat, di samping dirinya maju di kontestasi Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, mendampingi Ganjar Pranowo.

Mahfud juga mengatakan dirinya akan berpamitan secara baik-baik.

"Saya akan pamit baik-baik," katanya Rabu (31/1/2024, saat kunjungannya ke Lampung Tengah, mengutip dari tayangan YouTube Mahfud MD.

Mundurnya Mahfud dikaitkan banyak orang dengan mundurnya SBY dari posisi Menko Polkam 20 tahun silam, tepatnya jelang Pemilu 2004.

SBY sebelumnya adalah Menko Polkam dalam kabinet Gotong Royong yang dipimpin Megawati.

Namun, SBY memutuskan mundur dan maju menjadi penantang dalam Pilpres langsung pertama di Indonesia bersama Partai Demokrat.

Kala itu, Mega yang maju sebagai petahana dalam Pilpres 2004 bersanding dengan Hasyim Muzadi.

Kisah Pilpres 2004 kala itu pada akhirnya mengantarkan SBY dan Jusuf Kalla sebagai pemenang.

Akankah Mahfud bisa mengulang kesuksesan SBY? Berikut elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud sejauh ini di sejumlah hasil survei.

Berdasarkan dari hasil survei yang dikeluarkan oleh tujuh lembaga di bulan ini, pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bersaing ketat dengan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Lima dari tujuh lembaga survei menempatkan Anies-Cak Imin di posisi kedua, di atas Ganjar-Mahfud.

Sementara dua hasil survei lain menunjukkan Ganjar-Mahfud berada di atas Anies-Cak Imin.

Sementara itu, pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih unggul di posisi pertama.

Meski begitu, elektabilitas Prabowo-Gibran masih belum menyentuh 50 persen.

Oleh sebab itu, peluang Pilpres 2024 berjalan dua putaran terbuka lebar.

1. Charta Politika

Charta Politika melakukan survei elektabilitas capres-cawapres pada periode 4-11 Januari 2024. Hasilnya sebagai berikut:

  • Prabowo-Gibran: 42,2 persen
  • Ganjar-Mahfud: 28 persen
  • Anies-Muhaimin: 26,7 persen

Baca juga: 15 Hari Jelang Pencoblosan, Ini Hasil 5 Survei Terbaru Anies Vs Prabowo Vs Ganjar: 1 atau 2 Putaran?

Sementara itu, 3,1 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak jawab.

Sebagai informasi, metode yang digunakan dalam survei ini adalah multistage random sampling dan pengumpulan data dilakukan secara tatap muka dengan memberikan pertanyaan secara langsung.

Jumlah sampel yang digunakan sebesar 1.220 responden dengan margin of error 2,82 persen.

Kriteria responden terpilih adalah minimal 17 tahun ke atas atau sudah memenuhi syarat memilih. Wilayah cakupan survei adalah seluruh provinsi di Indonesia.

2. LSI Denny JA

LSI Denny JA merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres pada Kamis (18/1/2024).

Survei ini menunjukkan Ganjar-Mahfud unggul tipis atas Anies-Cak Imin di posisi kedua.

  • Prabowo-Gibran: 46,6 persen
  • Ganjar-Mahfud: 24,8 persen
  • Anies-Muhaimin: 22,8 persen

Sementara itu, responden yang tidak menjawab sebanyak 5,3 persen.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada 3-11 Januari 2024 dengan melibatkan 1.200 responden yang diwawancarai tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Metodologi sampling, yaitu multistage random sampling terhadap 1.200 responden. Margin of error survei ini sekitar 2,9 persen.

3. LSI

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbaru pada Sabtu (20/1/2024). Hasilnya sebagai berikut:

  • Prabowo-Gibran: 47,0 persen
  • Anies-Muhaimin: 23,2 persen
  • Ganjar-Mahfud: 21,7 persen

Sementara itu, 8,0 persen responden belum menentukan pilihannya.

Survei yang digelar pada 10-11 Januari 2024 ini dilakukan terhadap 1.206 responden dengan metode double sampling dengan margin of error berkisar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

4. Indikator Politik Indonesia

Indikator politik Indonesia melakukan survei pada 30 Desember 2023-6 Januari 2024 dan dirilis pada Kamis (18/1/2024).

  • Prabowo-Gibran: 45,79 persen
  • Anies-Muhaimin: 25,47 persen
  • Ganjar-Mahfud: 22,96 persen

Sementara itu, responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 5,78 persen.

Sebagai informasi, populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling.

Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1200 orang yang berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional, kemudian dilakukan oversample di 13 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, NTT, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan sehingga total sample sebanyak 4.560 responden.

Dengan asumsi metode stratified random sampling, ukuran sampel basis 4560 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar kurang lebih 2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Kemudian responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

5. Ipsos

Lembaga riset internasional Ipsos Public Affairs merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres pada Rabu (10/1/2024).

Survei diketahui dilakukan pada periode 27 Desember 2023-5 Januari 2024.

  • Prabowo-Gibran: 48,05 persen
  • Anies-Muhaimin: 22,80 persen
  • Ganjar-Mahfud: 18,35 persen

Totalnya ada 2.000 responden yang tersebar di 34 provinsi yang diikutkan dalam survei ini.

Responden yang belum menentukan pilihan berada di angka 11,80 persen.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan menggunakan aplikasi Ipsos Ifield yang merupakan system Computer-Assisted Personal Interviews (CAPI).

Sampel diambil dengan teknik multistage random sampling. Margin of error survei ini kurang lebih 2,19 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan