Pilpres 2024
Gibran Ingin Bawa Program Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Solo ke Seluruh Indonesia
Gibran mengakui pengurangan tumpukan sampah di Solo menghabiskan waktu hingga 10 tahun. Dengan adanya PLTSa turut membantu untuk mengurai jadi energi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka mendatangi tempat pengelolaan sampah di Kota Bekasi, Jawa Barat, dalam rangkaian kampanye Pilpres 2024, pada Jumat (2/2/2024). Ia ditemani sang istri, Selvi Ananda.
Dalam kesempatan itu, Gibran menyampaikan pihaknya ingin program Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Solo bisa diikuti kota-kota di Indonesia. Khususnya, kata dia, jika dirinya terpilih di Pilpres 2024.
Awalnya, Gibran menjelaskan transisi untuk menuju energi hijau maju tidaklah murah. Apalagi, kata dia, pengolahan sampah menjadi energi hijau.
"Tapi sekali lagi, tadi banyak masukan-masukan, mengolah sampah itu enggak murah, transisi menuju energi hijau itu juga tidak murah," ujar Gibran acara 'Gimmick Nyampah Gibran' di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/2/2024).
Untuk itu, Gibran mengatakan pihaknya juga sempat mengeluarkan pertanyaan soal greenflation dalam debat cawapres terakhir. Hal tersebut dinilai relevan dengan kondisi di Indonesia sekarang.
"Makanya, itulah kemarin kenapa saya mengeluarkan pertanyaan greenflation, inflasi hijau, soalnya ini sangat relevan dengan keadaan sekarang," katanya.
Gibran pun merasa senang jika nantinya banyak masyarakat yang memprioritaskan masalah sampah. Sebab, jika masalah sampah tidak diselesaikan, maka akan menumpuk.
"Dan saya kira ini kalau tidak ditangani dari sekarang ini nanti dari tahun ke tahun permasalahannya tidak akan terus selesaikan, dan akan sampahnya akan terus menggunung," katanya.
Baca juga: Bukan Prabowo-Gibran, Ahok Lebih Pilih Dukung Ganjar-Mahfud usai Mundur dari Komut Pertamina
Gibran mengakui pengurangan tumpukan sampah di Solo menghabiskan waktu hingga 10 tahun. Dengan adanya PLTSa turut membantu untuk mengurai jadi energi hijau.
"Nah, apalagi kalau tidak dibangun, itu sebelumnya sempat mangkrak, tapi ketika saya menjabat ini harus dilanjutkan lagi dan diselesaikan, sehingga bisa menyelesaikan masalah sampah," kata Gibran yang saat ini juga masih berstatus Wali Kota Solo itu.
"Intinya adalah ya kita pengin nanti di kota-kota besar ada ya, program-program seperti ini, Entah teknologinya seperti apa yang jelas permasalahan sampah harus di selesaikan menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/cawapres-gibran-rakabuming-raka-dan-istri-selvi-ananda-diskusi-gimmick-gibran-di-bekasi.jpg)