Rabu, 13 Mei 2026

Pilpres 2024

Profil 8 Ahli yang Dihadirkan Kubu Prabowo-Gibran di Sidang MK, 3 Orang Berstatus Guru Besar

Berikut 8 ahli yang dihadirkan kubu Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK ada ahli tata negara, ahli pidana hingga

Tayang:
Penulis: Adi Suhendi
mkri.id
8 ahli yang dihadirkan kubu Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres 2024. Andi muhannad Asrun, Abdul Khair Ramadhan, Aminuddin Ilmar, Margarito Kamis, Khalilul khairi, Edward Omar Sharif Hiariej, Hasan Hasbi, dan Muhammad Qodari 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berikut 8 ahli yang dihadirkan kubu Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi atau MK.

Dari 8 ahli tersebut, kubu Prabowo-Gibran menghadirkan i Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Fakultas Hukum UGM Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej.

Eddie Hiariej diketahui merupakan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM pada Kabinet Indonesia Maju.

Selain ahli hukum pidana, kubu Prabowo-Gibran pun menghadirkan pakar politik dari dua lembaga survey yakni Hasan Hasbi dan M Qodari.

Selain menghadirkan ahli, kubu Prabowo-Gibran pun menghadirkan 6 orang saksi yakni Gani Muhammad, Andi Bataralifu, Dr Ahmad Doli Kuria Tanjung, Dr Suprianto, Hj Abdul Wahid, dan Dr Ace Hasan Sadili.

Baca juga: 4 Momen Hakim MK Tegur Peserta Sidang, Bawaslu Kena Lagi, Hasan Hasbi Disebut Lagak Koboi

Siapakah sosok 8 ahli yang dihadirkan kubu Prabowo-Gibran dalam sidang di MK?

Berikut profil delapan ahli kubu Prabowo-Gibran yang memberikan keterangan dalam Sidang MK

Profil Andi Muhammad Asrun

Andi Muhammad Asrun merupakan pria kelahiran Makassar 19 November 1959.

Ia diketahui merampungkan pendidikan S-1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1990.

Setelah menyandang status sarjana hukum, ia lantas menjadi seorang jurnalis di sebuah media nasional selama dua tahun (1991-1992)

Selepas itu, ia berkarir di Sekretaris Konsorsium Ilmu Hukum Dirjen Dikti (1992-1994).

Baca juga: Ahli Kubu Prabowo-Gibran Margarito Kamis Sebut MK Harus Periksa Hasil Pilpres, Bukan Prosesnya

Selanjutnya ia menjadi koresponden media internasional.

Setelah berkarir di dunia jurnalistik, ia lantas melanjutkan pendidikan Program Magister Ilmu Hukum di Universitas Indonesia.

Pada tahun 1998, Andi Muhammad Asrun pun berhasil meraih gelar magister atau S2.

Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di UI dan meraih gelar doktor hukum atau S3.

Baca juga: Mantan Pimpinan KPK dan Sejumlah Pakar Surati Ketua MK Minta Presiden Jokowi Diperiksa

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved