Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Selalu Bawa Pisau
Muhammad Gerry Buana alias Geger pelaku pembunuh sopir taxi TransCab pada Sabtu (26/3/2011) lalu, mengaku selalu membawa pisau yang sengaja
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Muhammad Gerry Buana alias Geger pelaku
pembunuh sopir taxi TransCab pada Sabtu (26/3/2011) lalu, mengaku selalu
membawa pisau yang sengaja dibelinya di Merak.
Pengakuan tersangka kepada wartawan, Geger selalu membawa pisau yang sengaja dibelinya dari Merak untuk menjaga diri.
"Saya beli pisau tersebut dari Merak ketika ke Jakarta. Saya bawa pisau tersebut untuk menjaga diri saja," kata Geger saat ditemui wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/4/2011).
Pisau yang dibelinya dari Merak tersebut digunakan Geger untuk menusuk Zulkarnaen seorang sopir taxi yang membuatnya kesal.
Keadaan pisau dapur saat itu sudah berkarat dengan panjang 15 centimeter, sedangkan gagangnya berwarna cokelat yang terbuat dari kayu.
Akibat pisau tersebut lah, Zulkarnaen tewas di dekat taxinya setelah ditusukan Geger ke dada kirinya. Geger mengaku sakit hati karena perkataan korban yang mengata-ngatainya dengan kata-kata kotor.
Pengakuan tersangka kepada wartawan, Geger selalu membawa pisau yang sengaja dibelinya dari Merak untuk menjaga diri.
"Saya beli pisau tersebut dari Merak ketika ke Jakarta. Saya bawa pisau tersebut untuk menjaga diri saja," kata Geger saat ditemui wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/4/2011).
Pisau yang dibelinya dari Merak tersebut digunakan Geger untuk menusuk Zulkarnaen seorang sopir taxi yang membuatnya kesal.
Keadaan pisau dapur saat itu sudah berkarat dengan panjang 15 centimeter, sedangkan gagangnya berwarna cokelat yang terbuat dari kayu.
Akibat pisau tersebut lah, Zulkarnaen tewas di dekat taxinya setelah ditusukan Geger ke dada kirinya. Geger mengaku sakit hati karena perkataan korban yang mengata-ngatainya dengan kata-kata kotor.