Jumat, 29 Mei 2026

Lebaran 2011

Warga Gantung Petasan di Tengah Jalan Tambak Raya

Mereka menutup ruas jalan dengan kursi kayu atau bahkan petasan

Tayang:
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Yudie Thirzano

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Malam takbiran identik dengan perayaan menyambut hari kemenangan. Berbagai kegiatan dilakukan pada malam itu.

Pun demikian, Selasa (30/8/2011) ini. Namun terkadang, beberapa kegiatan dalam malam takbiran, merugikan sesama manusia lain. Seperti yang terjadi di sekitar jalan Tambak Raya, Jakarta.

Warga setempat menutup ruas jalan hanya untuk bermalam takbiran. Pantauan Tribun, mereka menutup ruas jalan dengan kursi kayu atau bahkan petasan. Ya, warga menggantung petasan rentet di tengah-tengah ruas jalan.

Petasan dikaitkan pada tiang penyangga yang terhubung ke sebuah rumah. Alhasil, kendaraan roda empat dan roda dua yang ingin melintasi jalan itu, urung melakukannya.

Pengendara-pengendara itu memilih menghentikan kendaraannya di tengah-tengah jalan. Kemacetan luar biasa pun tak dapat dicegah. Aktivitas lalu lintas di jalan itu bahkan bisa dikatakan lumpuh total.

Namun, tak semua kegiatan malam takbiran di Jalan Tambak Raya merugikan pengguna jalan lain. Di sisi lain jalan, pemandangan unik terhampar kala warga menggemakan kumandang takbir dari sebuah kapal.

Bukan kapal laut atau kapal nelayan asli. Kapal yang satu ini hanya kapal replika yang dibuat sedemikian rupa dengan kain dan kayu serta papan hingga menyerupai sebuah kapal.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved