Perkosaan Dalam Angkot
Kehabisan Uang, Pemerkosa di Angkot Minta Uang Rp 1000
Uang hasil rampokan Rp 500 ribu yang digasak komplotan YBR Cs dari RS, hanya habis untuk melarikan diri saja. Bahkan dalam
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Uang hasil rampokan Rp 500 ribu yang digasak komplotan YBR Cs dari RS, hanya habis untuk melarikan diri saja. Bahkan dalam pelariannya komplotan ini sempat meminta uang Rp 1.000 kepada seseorang di Cirebon.
Setelah mengantongi uang hasil rampokan Rp 500 ribu dari korban RS (35), komplotan ini langsung melarikan diri ke Bekasi, Cikarang, Cirebon, Padalarang, dan berakhir di Kabupaten Bandung ketika bersembunyi di rumah kakek seorang pelaku.
"Uang buat makan di Cirebon saja tdak cukup, bahkan mereka harus minta Rp 1.000 perak kepada seorang abang-abang dalam pelariannya," kata kata Kapolres Kota Depok, Kombes Pol Mulyadi Kaharni di Mapolres Depok, Jawa Barat, Senin (26/12/2011).
Kapolres menjelaskan, para pelaku sebelum kabur sempat membersihkan mikrolet M26 Jurusan Bekasi-Kampung Melayu berplat nomor B 2002 VT yang dipakai saat merampok dan memperkosa RS.
"Yang jelas angkot dibersihkan di sekitar Bekasi," ujarnya.
Seperti yang diberitakan, polisi sudah menangkap tiga pelaku perampokan dan pemerkosaan di angkot yang menimpa RS, YBR alias R, DR alias D, dan seorang perempuan yang merupakan kekasih YBR yakni AI (18).
Kini polisi sudah mengamankan sebuah mikrolet Grand Max B 2002 VT jurusan Bekasi-Kampung Melayu, satu buah pisau kecil, satu buah samurai, dua buah golok, dua sweeter abu-abu, satu kaos warna hitam, dan satu celana pendek bernoda darah.
Sedangkan uang tunai Rp 500 ribu yang digasak pelaku dari RS sudah habis dipakai untuk pelaku selama pelarian.