Rabu, 10 Juni 2026

Pemilukada DKI

Transportasi dan Industri Otomotif Tak Pernah Kontradiksi

Jika transportasi umum di Jakarta diperbaiki menjadi lebih baik, maka hal itu tidak akan mempengaruhi penjualan produk dari industri otomotif.

Tayang:
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jika transportasi umum di Jakarta diperbaiki menjadi lebih baik, maka hal itu tidak akan mempengaruhi penjualan produk dari industri otomotif. Yang ada, hanyalah perubahan pola penggunaan kendaraan pribadi.

Menurut bakal Cagub DKI independen Faisal Basri, di seluruh dunia tidak pernah ada kontradiksi antara industri otomotif dengan transportasi umum. Yang akan tejadi, adalah perubahan pola penggunaan kendaraan pribadi.

"Kalau angkutan umum di Jakarta ini bagus, yang ada hanyalah perubahan pola penggunaan kendaraan pribadi. Yang biasanya bawa mobil setiap hari, karena transportasi umumnya bagus, maka cuma bawa mobil saat week end saja," terang Faisal Basri, Kamis (26/1/2012).

Dikatakannya, warga tidak akan dilarang membeli kendaraan pribadi banyak-banyak. Bila banyak memiliki kendaraan pribadi, maka otomatis pajak kendaraan yang dibayarkan tentu lebih tinggi.

"Sekarang ini orang masih banyak pakai kendaraan pribadi karena transportasi umumnya masih belum nyaman. Keamanan di transportasi umum yang ada di Jakarta masih belum jelas," ucapnya.

Faisal pun berpendapat pajak yang dihasilkan Jakarta sudah cukup besar, jika pemungutannya dilakukan secara benar.

"Jakarta tidur saja, sudah dapat belasan triliun dari pajak-pajak pribadi orang kaya. Sekarang ini bagaimana agar orang kaya itu membayar pajaknya dengan benar, kerjasama dengan Dirjen Pajak. Kemudian baliho atau billboard itu, jangan iklan wajah pejabat. Itu sama saja korupsi, mengurangi pendapatan Pemda," imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved