Jumat, 1 Mei 2026

Calon Bidan Diperkosa

Iwing: Korban Perkosaan Memintanya Jangan Mengaku

Suwarno alias Iwing, orang yang diduga memperkosa JM setelah turun dari angkot C01, mengaku

Tayang:
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Taryono

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Suwarno alias Iwing, orang yang diduga memperkosa JM setelah turun dari angkot C01, mengaku kepada polisi bahwa dirinya mendapatkan pesan melalui ponselnya dari JM, jika dirinya jangan mengaku kalau sempat bertemu JM pada 20 Januari 2011 lalu.

SMS tersebut diterimanya saat pulang ke Pacitan, setelah mengantarkan JM ke angkutan umum yang akan membawanya ke Kebayoran Baru.

"Kalau ada yang menanyakan, kamu jangan mengaku kalau ketemu saya pada tanggal 20 Januari 2012. Ini kalau kamu mau aman," ungkap Kasubdit I Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/1/2012).

Iwing bercerita kepada polisi bahwa pada malam kejadian, ia  bersama JM, ia bertemu pada pukul 20.00 WIB di sebuah halte di Ciputat. Setelah itu, sekitar pukul 21.30 WIB, Iwing bersama JM pergi berjalan-jalan ke sebuah danau di wilayah Ciputat.

"Kemudian, pelaku menghubungi temannya berinisial D untuk berkunjung ke kosannya," ungkap Helmmy.

Kemudian sekitar pukul 23.00 WIB, Iwing bersama JM pergi ke kosan D  yang masih di daerah Ciputat. "Si SU (Iwing) meminta D untuk ke luar," ucapnya.

Setelah tidak ada D, keduanya pun memadu kasih hingga akhirnya keduanya pun melakukan hubungan intim hingga pukul 03.00 WIB. "Mereka melakukannya hingga empat kali," ucapnya.

Setelah itu, mereka pun tertidur. Paginya, JM sempat mandi di kosan milik D. Pukul 07.00 WIB, Iwing dan JM keluar kosan, dan sarapan pagi di sebuah warung nasi Padang tak jauh dari kosan tersebut.

"Bahkan, si Iwing pun sempat mengantarkan pulang korban sampai ke angkutan umum yang akan mengantarkannya ke Kebayoran Baru," ucapnya.

Iwing pun pulang ke kosannya setelah mengantar JM, kemudian ia pergi ke Pacitan. Selama di Pacitan dirinya tidak tahu bahwa ada laporan pemerkosaan yang melibatkan dirinya terhadap JM. Sampai akhirnya ia ditangkap di Solo, Kamis (26/1/2012) sore.

Menyikapi pengakuan yang berbeda mengenai kronologi peristiwa tersebut, polisi mengaku akan mengkroscek antara keterangan pelaku dengan korban. "Nanti kita akan kroscek lagi perbedaan keterangan ini," ujar AKBP Helmy.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved