Minggu, 11 Januari 2026

Sopir Berbikini

Polri kepada Komnas HAM: Penyebar Foto Novi Bukan Polisi

Yosep menuturkan, kantor polisi seharusnya steril dari berbagai pihak yang tidak berkepentingan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Komnas HAM mendatangi Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/10/2012), dan meminta Polri mengklarifikasi beredarnya foto setengah telanjang Novi, saat diamankan di Mapolsek Tamansari.

"Kedatangan di sini ingin minta klarifikasi soal foto itu. Sudah jelas foto itu diambil di kantor polisi. Ini pasti ada sesuatu yang salah," ujar Wakil Ketua I Komnas HAM Yosep Adi Prasetyo, di Mapolda Metro Jaya.

Yosep menuturkan, kantor polisi seharusnya steril dari berbagai pihak yang tidak berkepentingan. Namun, kenyataanya, banyak awak media dan masyarakat yang keluar masuk.

"Makanya, kami minta klarifikasi ke Polri. Kami hargai klarifikasi Polri, kami tidak ingin isu ini berkembang liar dan menyudutkan Polri," imbuh Yosep.

Yosep memaparkan, upaya meminta klarifikasi Polri merupakan desakan dari Wakil Ketua Komisi III DPR Nasir Djamil dan aktivis perempuan, yang meminta Komnas HAM memantau penyebaran foto Novi. Ada pula petisi dari para aktivis perempuan.

Dari hasil klarifikasi yang diberikan Polri, menurut Yosep, secara garis besar, penyebar foto tersebut bukan dilakukan oleh polisi. Karena, anggota yang bertugas menjaga Novi saat itu telah mendapat pengarahan dari Kapolsek Tamansari.

"Ternyata, saat itu banyak masyarakat dan wartawan. Kami ingin pastikan prosedur yang berlaku, apakah dijalankan dengan benar atau tidak. Saya juga minta siapapun yang manfaatkan foto itu, sudah waktunya dihentikan. Novi masih muda, masa depannya masih panjang," ucap Yosep.

Yosep juga sudah menerima adanya laporan dari pengacara Novi, terkait beredarnya foto tersebut. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved