Ratusan Mahasiswa Geruduk Stasiun UI, Tolak Penertiban Pedagang
Sekitar 200 mahasiswa dari Universitas Indonesia dan pedagang kaki lima melakukan aksi di Stasiun UI
TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Sekitar 200 mahasiswa dari Universitas Indonesia dan pedagang kaki lima melakukan aksi di Stasiun UI. Mereka menolak penertiban pedagang di stasiun yang dilakukan oleh PT. KAI.
Mahasiswa dan pedagang bahkan sejak tadi malam menginap untuk menolak penggusuran yang akan dilakukan PT. KAI, mereka menuntut penggusuran sebelum ada dialog dengan PT KAI. Sejumlah mahasiswa juga telah mencoba mengajak dialog dengan kepala Stasiun UI, Darmawan.
"Sekitar 2 minggu yang lalu, Pak Darmawan menjanjikan akan diadakan dialog dengan pedagang dan mahasiswa," ujar Nicko Setiabudi, Korbid Sospol BEM UI, dalam keterangan pers yang diterima Tribunnews.com, Senin (31/12/2012).
Sebelumnya, sekitar jam 19.00 WIB tadi malam, BEM UI juga melakukan aksi dan konfrensi pers di Stasiun UI. Bentrok bahkan sempat terjadi antara pihak aparat dengan Mahasiswa UI yang stand by untuk advokasi para pedagang kios di Stasiun Lenteng Agung. Ali Abdillah, Ketua BEM UI terpilih untuk tahun 2013, disebutkan sempat terjatuh dari peron ke bawah rel kereta api karena tindakan kasar aparat
"Ketika negosiasi dengan pihak aparat yang berjaga-jaga di Stasiun Lenteng Agung, sempat terjadi bentrok hingga saya terjatuh dari peron. Kami tetap akan stand by di Stasiun Lenteng Agung dan UI hingga ada tindakan turun tangan langsung dari pihak yang berwenang terkait masalah ini, baik PT. KAI maupun BUMN," ungkap Ketua BEM UI terpilih tahun 2013, Ali Abdillah.
BEM UI juga menyiapkan petisi online untuk menghentikan penggusuran ini. Petisi ini langsung terkirim ke email Presiden RI, Menteri BUMN, Menteri Hukum dan HAM, dan Direktur Utama PT. KAI.
"Kami akan mencoba berbagai cara agar bisa berdialog dengan PT. KAI," kata Faldo Maldini, Ketua BEM UI.