Polisi Berhasil Gagalkan Tawuran Remaja di Jakarta Timur, Celurit 2 Meter Disita
Polisi juga turut menyita barang bukti berupa senjata tajam berupa celurit 2 meter, telepon genggam, serta satu unit sepeda motor.
Ringkasan Berita:
- Aparat gabungan dari Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur membubarkan rencana aksi tawuran yang diduga akan berlangsung usai waktu subuh, Sabtu (25/4/2026).
- Sejumlah pemuda berhasil diamankan dalam operasi tersebut.
- Polisi juga turut menyita barang bukti berupa senjata tajam berupa celurit 2 meter, telepon genggam, serta satu unit sepeda motor yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat gabungan dari Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur membubarkan rencana aksi tawuran yang diduga akan berlangsung usai waktu subuh, Sabtu (25/4/2026).
Sejumlah pemuda berhasil diamankan dalam operasi tersebut.
Baca juga: Akal Bulus Remaja Bekasi, Lima Senjata Tajam Buat Tawuran Disembunyikan di Kandang Kambing
Polisi juga turut menyita barang bukti berupa senjata tajam berupa celurit 2 meter, telepon genggam, serta satu unit sepeda motor yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menjelaskan patroli diawali dengan apel kesiapan, kemudian dilanjutkan penyisiran ke sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan.
Menurutnya, fokus pengawasan dilakukan di wilayah Duren Sawit, Buaran, hingga Cakung, setelah adanya laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan kelompok remaja pada dini hari.
"Patroli rutin terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap tawuran dan kejahatan jalanan," ucap Kombes Henik kepada wartawan, Minggu (26/4/2026).
"Kami ingin memastikan masyarakat bisa beristirahat dengan tenang dan aktivitas pagi berjalan aman tanpa gangguan tawuran maupun kejahatan jalanan," tambahnya.
Baca juga: Kronologi Rumah Mantan Polisi Dijarah saat Tawuran, Kapolsek Belawan Bantah Tak Responsif
Pihak kepolisian belum mengungkap dari mana asal pemuda yang hendak melakukan aksi tawuran tersebut.
Ia menegaskan, kehadiran polisi di lapangan bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat, terutama pada waktu-waktu rawan.
Di sela kegiatan patroli, petugas juga menunjukkan respons cepat dengan membantu seorang pengendara perempuan yang mengalami kecelakaan di jalan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari.
Warga juga diminta segera melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pencegahaaannnn-tawuran.jpg)