Pemprov DKI Gandeng Swasta untuk Berdayakan Pengamen dan Anak Jalanan
Pemprov DKI masih berusaha memberikan kesempatan kepada pengamen dan anak jalanan, yang memiliki IQ tinggi untuk dapat bersekolah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya menggandeng swasta untuk memelihara serta memberdayakan pengamen dan anak jalanan.
Keterlibatan pihak swasta yang dimaksud Basuki, adalah melalui panti asuhan atau pondok yang dimiliki pihak swasta.
"Mereka sudah ada, yang beberapa bentuk panti asuhan swasta kan. Pondok-pondok juga banyak yang swasta," ucap Basuki kepada wartawan termasuk Tribunnews.com di Balai Kota, Jakarta, Jumat (4/1/2013).
Hingga kini, lanjutnya, Pemprov DKI masih berusaha memberikan kesempatan kepada pengamen dan anak jalanan, yang memiliki IQ tinggi untuk dapat bersekolah.
"Misalnya seperti di sekolah MHT (Mohammad Husni Thamrin). Kami pengennya anak-anak tidak mampu berkesempatan," jelas Basuki.
Untuk anggaran, pemprov menyatakan pihaknya telah menyiapkan dana sekitar Rp 140 miliar, untuk membangun panti-panti asuhan dan panti jompo. (*)