Rabu, 10 Juni 2026

Duda Tua Sodomi Bocah Teman Anaknya Sendiri

Kedua korban merupakan tetangga pelaku. Salah satu korban, yakni DP, bahkan adalah teman bermain anak pelaku sendiri

Tayang:

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Gopis Simatupang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - JS alias Iyul, lelaki tua berumur 57 tahun, tega melakukan sodomi terhadap dua bocah lelaki kakak-beradik, yakni KB (5) dan DP (12), di rumahnya, Komplek Hankam Cidodol RT 10/11 Nomor 17 Grogol Selatan, Kebayoran Lama.

Kedua korban merupakan tetangga pelaku. Salah satu korban, yakni DP, bahkan adalah teman bermain anak pelaku sendiri.

"Kedua korban tinggal di sebelah rumah pelaku. Mereka adalah teman bermain anaknya sendiri," ujar Ajun Komisaris Besar Polisi Hermawan, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2013).

Hermawan menjelaskan, tindakan amoral yang dilakukan Iyul terhadap kedua bocah tersebut terjadi pada tahun 2012. KB disodomi pada awal Februari, sedangkan DP mendapat perlakuan serupa pada September. Iyul sendiri telah menduda selama kira-kira 10 tahun.

Dijelaskan Hermawan, perbuatan asusila ini terungkap setelah KB melaporkan kepada orangtuanua perihal tindakan bejat yang dilakukan Iyul.

"Awalnya, KB bercerita kepada orangtuanya bahwa ia disodomi oleh tersangka. Lalu orangtua melaporkannya kepada Polres Jakarta Selatan pada 10 November 2012," kata Hermawan.

"Jadi, korban diiming-imingi uang Rp 1.000 kemudian diajak masuk ke dalam rumah pelaku. Di sana, pelaku dicabuli. Setelah itu, korban diancam akan dibunuh jika melaporkan kejadian itu kepada siapapun," beber Hermawan.

Meski sudah dilaporkan sejak November tahun lalu, jelas Hermawan, petugas tidak langsung menangkap Iyul. Penyebabnya, petugas masih mencari bukti-bukti pendukung.

"Hasil visum kami, memang ada memar merah terdapat di dubur dari anak tersebut, sebagai aibat dari benda tumpul. Kami juga telah memanggil saksi ahli yang menguatkan perbuatan tersangka," bilang Hermawan.

Kakak-beradik

Sementara itu, di saat petugas masih mengumpulkan bukti-bukti pencabulan terhadap BK, sang kakak, yakni DP, ternyata juga mengaku pernah dua kali disodomi oleh Iyul di bulan September 2012. Namun, DP baru melaporkannya pada Minggu (10/3/2013) lalu.

"Kita juga bingung mengapa kakaknya baru melaporkannya belakangan. Kalau dia melaporkan pada November tahun lalu, kan kita bisa langsung menangkap pelaku," kata Hermawan.

Hermawan menjelaskan, peristiwa yang dialami DP terjadi suatu siang di bulan September kira-kira pukul 14.00 WIB.
"Tersangka memanggil korban masuk ke dalam rumahnya, kemudian korban disuruh masuk ke dalam kamar tersangka dan celana korban dilepas," cerita Hermawan.

Setelah itu, lanjut Hermawan, DP diminta menungging dan setelah itu pelaku melakukan perbuatan bejatnya hingga korban merasakan sakit.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved