Warga Serbu Bazaar Amal Ramadan di Gang Buntu
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang bertepatan bulan Ramadan memang menekan kondisi ekonomi masyarakat bawah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang bertepatan bulan Ramadan memang menekan kondisi ekonomi masyarakat bawah. Tidak berlebihan jika setiap ada kegiatan sosial seperti bazar amal pasti diserbu warga.
Ini nampak terlihat saja diadakannya program bazar Ramadan yang dilakukan PT Lintasarta dan lembaga kemanusiaan nasional PKPU diserbu warga. Mereka saling berebutan untuk memperoleh barang yang diinginkan.
Padahal acara yang dilaksanakan di Jalan KH Muhasyim VII A No.49 (Jalan Buntu) RT 13 RW 06 Kel.Cilandak Barat Jakarta Selatan, Sabtu (20/7/2013) hanya diperuntukkan bagi yang telah memiliki kupon.
"Harga barang kebutuhan pokok naik selama bulan Ramadan menyebabkan masyarakat golongan ekonomi lemah kesulitan untuk membelinya. Hadirnya bazaar dengan harga murah diharapkan bisa membantu," kata Manager Bidang Ekonomi PKPU, Bahtiar kepada Tribunnews, Minggu (21/7/2013).
Untuk acara di tempat itu, panitia telah menyebar kupon belanja senilai Rp 150.000 dan Rp 50 ribu masing-masing berjumlah 200 kupon. Kupon-kupon bisa dipakai berbelanja secara gratis di bazaar sesuai nilai tersebut.
“Yang menerima kupon adalah dhuafa. Tujuannya mereka bisa menikmati Ramadan ini tanpa kekurangan," katanya.
Tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua RW 06, Choirudin mengharapkan bazaar amal Ramadan seperti ini bisa dilakukan kembali di wilayahnya selama Ramadhan ini.
“Kami merasa sangat terbantu sekali dengan adanya bazaar ramadan ini dan berharap lebih banyak lagi dhuafa yang bisa terlayani. Soalnya di wilayah RW 06 ini jumlah warga yang miskin mencapai 700 orang” katanya.