Jokowi Tegaskan tak Bakalan Bangun Kampung Deret Bagi Warga Taman Burung

Sebab, lahan yang didiami oleh warga tersebut merupakan tanah negara

Jokowi Tegaskan tak Bakalan Bangun Kampung Deret Bagi Warga Taman Burung
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Warga Taman Burung, Pluit, Jakarta Utara menangis saat alat berat merubuhkan rumah mereka, Kamis (12/12/2013). Sekitar 150 rumah di kawasan tersebut dibongkar untuk perluasan taman kota. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan, dirinya tidak akan memberikan fasilitas berupa kampung deret di kawasan Taman Burung Waduk Pluit, Jakarta Utara yang sempat bertahan lantaran digusur.

"Kampung deret itu dibangun di tanah yang bersertifikat," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Jumat (27/12/2013).

Jokowi kembali bertanya status lahan yang warga anggap itu milik mereka. Sebab, lahan yang didiami oleh warga tersebut merupakan tanah negara. Lagipula, bangunan yang sempat digusur pada hari Kamis (12/12/2013) lalu bukanlah atas hak milik mereka.

"Sudah jelas kan? Hanya tanah yang bersertifikat yang bisa dibangun (kampung deret)," kata Jokowi.

Seperti diketahui, warga yang diwakili oleh Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) kecewa dengan langkah Pemprov DKI yang tidak mencarikan solusi bagi warga di kawasan Taman Burung Waduk Pluit.

"Jika Jokowi-Ahok benar pro rakyat, maka harusnya di lahan ini bisa terbangun kampung deret, rumah susun atau kampung nelayan dong tanpa harus menggusur warga dan menciptakan kemiskinan baru, sesuai janji kampanye mereka," ucap Ketua Umum SRMI, Wahida Baharuddin Upa.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved