Kebakaran di Kemayoran
Medi Panik Saat Narik Bajaj Dikabari Rumahnya Ikut Terbakar, Istri Sedang Hamil
Kisah pilu Medi, sopir bajaj yang kalut saat tahu rumahnya di Kemayoran terbakar hebat, teringat sang istri yang sedang hamil muda.
Ringkasan Berita:
- Sopir bajaj bernama Medi panik dan langsung tancap gas pulang setelah mendapat panggilan telepon berulang kali saat sedang menarik penumpang di jalanan.
- Medi mengkhawatirkan kondisi istrinya yang sedang hamil muda usia 3 bulan di rumah peninggalan orang tuanya yang ludes terbakar hebat di Kemayoran.
- Kebakaran diduga akibat ledakan tabung gas dari salah satu warung makan, di mana 35 unit mobil pemadam dan 106 personel dikerahkan untuk menjinakkan api.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang warga bernama Medi (48) hanya bisa termenung melihat rumahnya di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat ikut terbakar pada Senin (1/6/2026) malam.
Ia yang duduk di samping mobil pemadam kebakaran yang tengah berjibaku memadamkan api, hanya bisa melamun sambil menopang dagunya seakan tak percaya rumah peninggalan orang tuanya habis dilalap api.
"Ini rumah saya yang depan, rumah almarhum orang tua abis kebakar semua," kata Medi saat ditemui, Senin malam.
Ia bercerita awalnya tengah mencari nafkah dengan menarik bajaj miliknya. Lalu, sekira pukul 19.00 WIB, ponsel Medi pun bergetar tanpa henti.
Rupanya, rekannya yang terus mencoba menghubungi Medi untuk memberi informasi jika rumahnya terbakar malam itu.
Tanpa pikir panjang, ia pun menancap gas bajajnya untuk segera pulang. Apalagi, sang istri tengah hamil muda yakni dengan usia kandungan memasuki 3 bulan.
"Saya khawatir, langsung pulang karena istri juga lagi hamil 3 bulan. Nah pas pengen masuk tuh ga bisa, udah ramai. Jadi bajaj saya tinggal itu di ono (kawasan) ondel-ondel," ucapnya.
Selain itu, bapak tiga anak itu juga memikirkan sanak keluarganya yang tinggal bersama di rumah lantai dua itu.
"Di rumah kan juga dagang pakaian wanita. Cuma bisa diselamatin beberapa aja, sama surat-surat berharga. Alhamdulillah istri sama anak-anak selamat tadi," tuturnya.
Baca juga: Detik-detik Kebakaran di Kemayoran Meluas, Warga Berlarian Selamatkan Diri
Bukan hanya rumah yang ditinggali Medi yang tak selamat dari lalapan api. Rumah orang tua lainnya yang ditinggali oleh kakaknya itu juga habis terbakar.
"Istri saya ungsiin dulu ke rumah kerabat, enggak jauh dari sini. Kasihan kan lagi hamil, untuk warga tadi bantu selamatin," jelasnya.
Diduga Dipicu Ledakan Gas
Sebelumnya, Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat masih berjibaku memadamkan api yang menghanguskan pemukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, RT 02 RW 05, Kebon Kosong, Kemayoran, hingga Senin (1/6/2026) pukul 23.30 WIB.
Berdasarkan informasi terbaru di lapangan, dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari salah satu warung makan di area tersebut.
Menurut keterangan sejumlah warga di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari sebuah warung makan.
Warga sempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas sebelum kobaran api membubung tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/warga-sopir-bajaj-korban-kebakaran-Kebon-Kosong-Kemayoran-Jakarta-Pusat.jpg)