Belasan Jemaat Gereja Yeruel Pekayon Keracunan Nasi Kotak
Bahkan, pihak gereja juga enggan memberikan informasi kepada petugas kepolisian yang mendatangi lokasi
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa jemaat Gereja Kristen Pasundan (GKP) Yeruel di Jalan Tipar, Pekayon, Jakarta Timur, dikabarkan keracunan makanan setelah menyantap sarapan nasi kotak, usai mengikuti kegiatan ibadah pada Minggu (20/4/2014) pagi.
Namun, meskipun terdapat beberapa korban, pihak gereja justru tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian. Bahkan, pihak gereja juga enggan memberikan informasi kepada petugas kepolisian yang mendatangi lokasi.
"Memang ketika kami ke lokasi, pihak panitia gereja keberatan memberikan informasi. Padahal kami mendapatkan informasi terjadi keracuna di Gereja Pasundan, Jalan Tipar," kata Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Didik Hariyadi, Senin (21/4/2014).
Dari keterangan yang didapat di lokasi, lanjut Didik, pihak gereja enggan memberikan informasi, pasalnya, mereka sudah bermusyawarah dengan pihak katering yang menyediakan makanan, dan jemaat yang menjadi korban.
"Seharusnya, pihak Gereja dapat bekerja sama memberikan informasi agar dapat mengantisipasi dampak dari peristiwa tersebut. Kami tanyakan berapa orang yang keracunan dan dirawat di mana, kronologisnya, bagaimana mereka tetap tidak mau berkomentar. Bahkan saat kami minta sisa makanan untuk diperiksa, mereka bilang tidak ada," katanya.
Namun, tambah Didik, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan kasus tersebut. Yaitu membawa sisa makanan nasi kotak yang ditemukan di depan gereja untuk diperiksa.
Selain itu,memeriksa sejumlah rumah sakit terdekat untuk mengumpulkan informasi terkait korban.
Sementara itu, seorang petugas Rumah Sakit Tugu Ibu, Cimanggis, Depok menyebutkan terdapat dua orang yang dirawat akibat keracunan tersebut. Petugas mengatakan, bahwa korban dirawat di Kelas III. Sedangkan, belasan korban lainnya sudah diperbolehkan pulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140416_144519_korban-keracunan-dirawat-di-puskesmas.jpg)