Sebelum Dibakar, Tukang Parkir Monas Diduga Disiram Bensin Oleh Pelaku

Sebelum dibakar oleh pelaku yang diduga oknum anggota TNI, Yusri, tukang parkir di Monas, sempat disiram dengan bahan bakar

Sebelum Dibakar, Tukang Parkir Monas Diduga Disiram Bensin Oleh Pelaku
(Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan)
Juru parkir di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Yusri (47) yang kini dirawat di RSUD Tarakan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (25/06/2014). Ia dirawat lantaran tubuhnya dibakar yang pelakunya diduga oknum TNI. Kejadian tersebut terjadi kemarin, Selasa (24/06/2014). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Panji Baskhara Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sebelum dibakar oleh pelaku yang diduga oknum anggota TNI, Yusri, tukang parkir di Monas, sempat disiram dengan bahan bakar premium dahulu.

SI salah satu teman korban mengatakan dirinyamendengar teriakan minta tolong. Ternyata, teriakan atau erangan tersebut berasal dari mulut Yusri yang kondisinya sudah dilalap api. "Saya baru ngelanjutin dagang, sekitar 15 menit kemudian korban udah kelalap api. Saya spontan lari nyamperin Yusri. Saya tinggalin barang dagangan saya," jelasnya SI, Rabu (25/6/2014).

Para pedagang lainnya pun mencoba membantu SI untuk memadamkan api di tubuh Yusri. Menurut SI, Yusri yang terus-terusan berteriak minta tolong, para pedagang lain berinisiatif mengguyur badan Yusri dengan air mineral.

"Saya buka baju Yusri, biar padam gitu maksudnya. Gak kena kulitnya. Gak taunya makin gede apinya. Akhirnya pedagang-pedagang lain bantu, nyiramin si korban pake air mineral," jelasnya.

Korban yang berasal dari Aceh ini pun, langsung terkapar di lokasi dan api pun padam sekitar 22.30 WIB. Teman-teman Yusri pun langsung menghubungi pihak rumah sakit dan dibawa langsung ke RSPUD Tarakan.

"Kalau ga salah kejadian malam sekitar setengah sebelasan ya. Itu udah padam. Temen-temen langsung hubungi pihak rumah sakit biar Yusri bisa diselamatkan," ungkapnya.

SI pun saat diwawancarai mengingat jika pelaku sempat bertanya kepadanya mengenai pompa bensin mana yang terdekat dari lokasi. SI pun menjawab pertanyaanya yaitu di kawasan Cikini Raya.

"Saya ingat, si oknum itu sempat nanya ke saya. Dimana sih pomp bensin terdekat dari sini. Kata dia begitu, saya jawab di sekitaran Cikini Raya. Abis itu saya gak tau lagi tuh kemana dia. Mungkin ke pomp bensin daerah Cikini Raya itu, buat niat ngebakar si Yusri," jelasnya.

Tak hanya itu, FH (23) pun langsung memotong pembicaraan SI saat diwawancarai Warta Kota. Menurut FH, ia melihat pelaku membawa botol air mineral ukuran 600 militer dan langsung mengobrol dengan korban.

"Saya lihat kok si pelaku bawa botol aqua. Ngobrol ama si Yusri. Saya gak 'ngeh' kalau isi botol itu bensin. Saya liat si Yusri tiba-tiba disiram kepalanya. Tapi pas disiram itu saya gak ngeliat lagi. Saya langsung liat si Yusri tiba-tiba api udah ngebakar badannya si Yusri," terangnya.

FH pun kembali mengatakan, diduga isi botol air mineral tersebut terisi bensin yang sengaja disiapkan pelaku. Tak hanya itu, ketika Yusri dalam keadaan terbakar, pelaku pun pergi berjalan dan menyuruh teman-teman pelaku dari jauh untuk pergi.

"Kalau menurut saya sih isi botol itu bensin. Soalnya apinya bisa gede begitu. Gak mungkin kan kalau gak gunain bensin tapi apinya bisa gede begitu. Nah pas Yusri kebakar, si oknum itu pergi ngasih tanda ke temen-temennya dari jauh biar pergi," ungkapnya.


Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved