Viral Teror Pocong di Tangerang, Polisi Imbau Masyarakat Waspadai Modus Kejahatan
Aksi menyerupai teror tersebut diduga sengaja dilakukan untuk menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
Ringkasan Berita:
- Polresta Tangerang merespons viral video teror pocong yang terjadi di sejumlah wilayah Tangerang.
- Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing ketakutan akibat informasi tersebut.
- Aksi menyerupai teror tersebut diduga sengaja dilakukan untuk menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Polresta Tangerang merespons viral video teror pocong yang terjadi di sejumlah wilayah Tangerang.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing ketakutan akibat informasi tersebut.
Baca juga: Cek Fakta: Viral Penampakan Pocong Gegerkan Warga Depok, Polisi Sebut Hoaks
Menurutnya, informasi teror pocong masih belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Tingkatkan kewaspadaan, namun tenang dan tidak panik serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya,” kata Indra Waspada kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Baca juga: Sinopsis Film Warung Pocong yang Dibintangi Fajar Nugra, Mulai Tayang di Bioskop 9 April 2026
Aksi menyerupai teror tersebut diduga sengaja dilakukan untuk menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
Dari informasi yang beredar, aksi pocong itu bahkan diduga dimanfaatkan sebagai modus kejahatan seperti pencurian maupun perampokan dengan cara menakut-nakuti warga.
Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah panik agar situasi lingkungan tetap kondusif.
“Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, Polresta Tangerang akan meningkatkan patroli bersama personel Bhabinkamtibmas, Babinsa serta perangkat lingkungan di kawasan permukiman warga, khususnya pada malam hingga dini hari.
Selain patroli, polisi juga mendorong masyarakat kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan atau ronda malam sebagai langkah menjaga keamanan wilayah masing-masing.
“Kami juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali ronda atau siskamling. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Kombed Indra Waspada menambahkan, warga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun tindakan yang meresahkan di lingkungan sekitar.
Laporan dapat disampaikan ke kantor polisi terdekat ataupun melalui layanan call center 110 yang beroperasi selama 24 jam.
Pihak kepolisian tengah menyelidiki terkait viralnya teror pocong guna mengungkap pelaku dan motif di balik aksi yang meresahkan warga.
“Kami tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya serta apa motif sebenarnya,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sosok-diduga-pocong-di-Karawang.jpg)