Selasa, 28 April 2026

Persediaan Sel Darah Merah Pekat di PMI Kota Bekasi Menipis

Karena banyaknya permintaan, Kantor PMI Kota Bekasi sempat menyiapkan stok sel darah merah pekat sejak awal Ramadhan lalu

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUN JABAR /GANI KURNIAWAN
Seorang petugas mengecek darah di dalam kantung labu di Kantor PMI Kota Bandung, Jalan Aceh, Jumat (11/7/2014). Memasuki Ramadan persediaan darah di PMI Kota Bandung menipis, tersisa 1.756 labu (golongan A = 23 labu, B = 629 labu, O = 983 labu, AB = 121 labu). Untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri, PMI Kota Bandung mengajak kepada masyarakat untuk tetap berperan aktif melakukan kegiatan donor darah, karena kebutuhan darah perharinya bisa mencapai 300-350 labu. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Karena banyaknya permintaan, Kantor PMI Kota Bekasi sempat menyiapkan stok sel darah merah pekat sejak awal Ramadhan lalu. Namun stok itu kini kian menipis.

Direktur Unit Donor Darah PMI Kota Bekasi, Dokter Huriyati Wahab merinci, sel darah merah pekat untuk golongan darah A, semulad disediakan sebanyak 57 kantung darah.

"Untuk golongan darah B sebanyak 286 kantung, golongan darah 0 sebanyak 266 kantung, dan golongan darah AB, 80 kantung," terangnya, Kamis (24/7/2014).

Hingga Kamis (24/7), stok sel darah merah pekat kian berkurang, yaitu untuk golongan darah A tinggal 16 kantung darah, golongan darah B sebanyak 135, golongan darah 0 tinggal 12 kantung, dan golongan darah AB hanya 5 kantung.

Huriyati menambahkan bahwa semua jenis stok darah memilik masa kadaluarsa masing-masing, seperti sel darah merah pekat, masa kadaluarsanya sampai satu bulan.

"Kalau trombosit hanya 5 hari, makanya kami jarang stok banyak. Kalau plasma segar beku bisa sampai satu tahun karena dibekukan," pungkasnya. (Ichwan Chasani)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved