Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Update Laka Maut KA di Stasiun Bekasi Timur, Kru Meninggal 3 Penumpang Terjepit
Kecelakaan ini juga menyebabkan 1 petugas Customer Service on Train (CSOT) turut menjadi korban dan tiga penumpang terjepit kereta.
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan maut antara kereta api jarak jauh KA Argo Anggrek yang menyeruduk KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, diduga menyebabkan kru meninggal dunia.
- Kecelakaan ini juga menyebabkan 1 petugas Customer Service on Train (CSOT) turut menjadi korban dan tiga penumpang terjepit kereta.
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Kecelakaan maut antara kereta api jarak jauh KA Argo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Pasar Turi Surabaya yang menyeruduk KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.55 WIB diduga menyebabkan kru kereta meninggal dunia.
Informasi sementara yang dihimpun Tribunnews dari Stasiun Bekasi Timur malam ini belum merinci apakah empat kru yang meninggal tersebut seluruhnya merupakan kru KRL Commuter Line ataukah masing-masing dua kru masinis dan asisten masinis dari kedua kereta.
Kecelakaan ini juga menyebabkan 1 petugas Customer Service on Train (CSOT) turut menjadi korban dan tiga penumpang terjepit kereta.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.55 WIB, Senin malam.
"KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi head to head tumburan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST) sehingga sementara jalur kereta belum dapat dilalui," demikian pesan singkat yang diterima Tribunnews malam dari petugas di Stasiun Bekasi Timur.
Kecelakaan ini memicu kerusakan parah pada kabin kereta penumpang perempuan di posisi paling ujung rangkaian KRL Commuter Line.
KAI Sampaikan Permohonan Maaf
Atas insiden ini, manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permintaan maaf. Insiden ini diakui berdampak pada perjalanan kereta api.
"Kami memahami situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga yang menunggu kabar. Saat ini, seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Baca juga: Kabin KRL Commuter Line Terbelah Diseruduk Lokomotif KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin."
"Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujarnya.
KAI akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kecelakaan-maut-KA-Stasiun-Bekasi-Timur-OK.jpg)