Garong Penembak Pedagang Buah Itu Berjumlah Empat Orang
Aparat Polsekta Bekasi Timur dan Polresta Bekasi Kota hingga kini masih mendalami kasus perampokan yang menewaskan Abdullah
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI -- Aparat Polsekta Bekasi Timur dan Polresta Bekasi Kota hingga kini masih mendalami kasus perampokan yang menewaskan Abdullah (35), pedagang buah di Jalan Siliwangi, Rawapanjang, Sepanjangjaya, Rawalumbu, Kota Bekasi.
Penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi, salah satunya adalah tukang ojek bernama Boon yang memboncengkan korban saat perampokan itu terjadi.
Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo mengatakan bahwa dari keterangan saksi Boon diketahui kelompok garong itu berjumlah empat orang. Tiga orang menggunakan helm penutup kepala, satu lainnya tanpa mengenakan helm.
"Mereka mengendarai dua sepeda motor saat beraksi memepet korban yang menumpang ojek Boon," tutur AKP Siswo, Rabu (3/9/2014).
Seperti diberitakan, seorang pedagang buah tewas ditembak kawanan perampok jalanan di Jalan Siliwangi, tepatnya depan Anthoni Motor Gang Mandor RT1/4, Rawapanjang, Kelurahan Sepanjangjaya, Rawalumbu Kota Bekasi, Selasa (2/9) sekitar pukul 22.00.
Keterangan yang dihimpun Warta Kota, Abdullah (35) pedagang buah yang mangkal di samping Alfamart Rawapanjang, Jalan Cut Mutiah itu baru saja menutup kios buahnya.
Dia bermaksud pulang ke rumahnya dengan menumpang tukang ojek bernama Boon. Dia membawa serta uang tunai hasil berdagang di dalam kantong plastik. (Ichwan Chasani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140430_165514_pistol-pistol-tembak-1.jpg)