Rabu, 8 April 2026

Orang Tua Korban: 'Kemaluan Anak Saya Ditarik dan Dipegang'

Perbuatan sang kepala sekolah memaksa anak-anak mereka menunjukkan alat kelamin di dalam ruangannya.

Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG -- Orangtua murid korban pelecehan Tr, Kepala Sekolah salah satu SDN di Pabuaran Tumpeng, Karawaci, Tangerang mengaku sangat geram.

Perbuatan sang kepala sekolah memaksa anak-anak mereka menunjukkan alat kelamin di dalam ruangannya.

Diberitakan sebelumnya dengan Warta Kota, Tr dikabarkan melecehkan 12 siswanya yang bersekolah di SDN 03 Pabuaran Tumpeng, Karawaci, Kota Tangerang. Aksi ini dilakukan Tr dalam beberapa hari belakangan.

"Anak saya cerita, kejaiannya itu tanggal 12 Juni lalu, hari Jumat. Jadi dia dan 11 siswa lainnya dipanggil kepala sekolah, dan disuruh masuk bergantian ke dalam ruangan," kata Hasanuddin, salah satu orangtua murid.

Di dalam ruangan, putra Hasanuddin yang berinisial D dihardik oleh sang kepala sekolah dan dituduh berbuat cabul terhadap kawan lawan jenisnya.

"Anak saya dipaksa mengaku. Katanya kalau nggak ngaku mau dilaporkan polisi," kata Hasanuddin.

Ketakutan, D pun akhirnya terpaksa mengiyakan tuduhan tersebut. "Setelah mengaku, anak saya disuruh menunjukkan alat kelaminnya di depan kepala sekolah," katanya lagi.

Aksi bejat Tr tidak sampai disitu saja. Ia pun lalu memegang alat kelamin D.

"Kata dia, menurut cerita anak saya, 'memang kalau masih kecil begini sudah bisa bangun (ereksi-Red) ?'. Kemaluan anak saya ditarik dan dipegang sampai ereksi. Sesudah itu ya disuruh keluar," katanya.

Menurut Hasanuddin, modus serupa juga dilakukan kepada siswa lainnya yang dipanggil. (Banu Adikara)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved