Mendagri Warning Ahok di Hari Ulang Tahun DKI
Tjahjo memberikan warning itu saat sambutan pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD DKI dalam rangka peringatan HUT ke-488 DKI Jakarta.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri dalam negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberikan warning kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal penyerapan anggaran DKI Jakarta.
Tjahjo memberikan warning itu saat sambutan pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD DKI dalam rangka peringatan HUT ke-488 DKI Jakarta.
"Yang memprihatinkan saya adalah anggaran baru 10 persen penyerapannya di DKI, tolong pacu kalau tidak yang rugi masyarakat," ungkap Tjahjo dalam sambutannya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (22/6/2015).
Saat ditanyakan lebih jauh usai sambutan, Tjahjo menjelaskan keterkejutan dirinya terhadap angka penyerapan anggaran APBD DKI hingga pertengahan tahun 2015 ini.
"Kami cukup terkejut bahwa penyerapan anggaran di DKI ini 10 persenan lah per hari ini. Saya sudah komplain kepada pak Gubernur meskipun memang kompleksitas permasalahan di Jakarta sangat-sangat kompleks," ungkap Tjahjo.
Tjahjo meminta Ahok untuk memperbaiki penyerapan anggaran daerah karena bila penyerapan APBD sangat minim maka akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, serta mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.
"Ini akan mempengaruhi ekonomi yang harusnya bergerak. Oleh karenanya pengalaman tahun kemarin yang 40 persen (penyerapan anggaran) ini kami warning paling tidak diatas 70 persen atau 74 persen (tahun ini). Itu Harus bisa (tercapai)," ungkapnya.
Bila tidak tercapai maka tidak ada cara lain, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan melakukan evaluasi atas penggunaan anggara APBD DKI.
"Kalau tidak bisa jangan salahkan kami tahun besok akan dievaluasi kembali," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ahok-resmikan-bus-pariwisata-sumbangan-coca-cola_20150622_160527.jpg)