Andri Yakini Siapa Pembunuh Adiknya Lewat Mimpi di Siang Bolong
Sejak adiknya tewas dibunuh, Andri (41), setiap hari berdoa di lokasi adiknya terbunuh.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sejak adiknya tewas dibunuh, Andri (41), setiap hari berdoa di lokasi adiknya terbunuh.
Adiknya, Wiliyanto (30) ditemukan terbunuh dalam kondisi terikat didalam sebuah mobil BMW yang ada di bengkel milik Andri di Jalan Pulo Asem Utara Raya, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2015) lalu.
Biasanya di siang hari Andri menarik sebuah kursi panjang ke tempat dimana mobil itu parkir sebelumnya, lalu mulai berdoa.
Di bagian pojok bengkel. Mobil itu kini sudah dibawa polisi sejak hari pembunuhan. Dia mengaku tak terlalu kusyuk dalam menjalankan salat lima waktu atau apapun tentang agamanya.
Tapi dia yakin Tuhan ada dan kerap memberi petunjuk lewat apapun. "Saya selalu berdoa agar Tuhan memberi petunjuk ke saya soal siapa pembunuhnya. Saya berdoa agar diberi petunjuk lewat mimpi atau apapun," ujar Andri kepada Wartakotalive.com di bengkelnya, Jumat (27/11) siang.
Doanya terkabul, Andri menganggapnya begitu, sebab pada 19 November 2015 dia mendadak bermimpi saat tengah tidur siang di bengkelnya.
Dari mimpi itu Andri mendapat gambaran siapa pelaku pembunuhnya. Andri menceritakan, di mimpi itu ia bertemu seorang teman lama adiknya yang belakangan memang kerap pergi bersama Andri.
Bahkan teman lama itu beberapa kali datang memperbaiki motor ke bengkel sebelum Wiliyanto terbunuh. Di mimpi itu, kata Andri, ia berbicara dengan teman lama adiknya.
Dia kemudian bertanya apakah teman lama itu memiliki foto Wiliyanto. Dan ternyata tak punya. Andri kemudian hendak memberikan foto Wiliyanto ke teman lamanya itu. Tapi kemudian ditolak dalam mimpi itu.
"Tak tahu juga sih itu pertanda apa atau memang Tuhan memberikan saya petunjuk. Tapi itulah mimpi saya," kata Andri.
Sementara itu, soal teman lama itu, Andri memang mengakui orang itu ada dan memang orang terakhir yang dekat dengan korban.
"Orang itu teman kecil adik saya dan sudah lama tak ketemu. Tapi beberapa bulan belakangan sebelum adik saya terbunuh, mereka mulai sering main lagi," kata Andri.
Bahkan, kata Andri, sekitar 3 pekan sebelum adiknya terbunuh, teman lama itu berjanji untuk mengenalkan perempuan kepada Wiliyanto.
"Saya ingat juga sih, Wiliyanto pernah cerita saya ingin pergi bersama teman lamanya itu untuk dikenalkan ke seorang wanita. Itu sekitar 3 pekan sebelum pembunuhan lah," kata Andri.
Sebelumnya, Wiliyanto, ditemukan tewas dengan tubuh terikat di dalam mobil BMW di bengkel tempatnya bekerja yang juga milik Andri (kakaknya) di Pulogadung, Jakarta Timur pada Jumat (23/10/2015).
Dari hasil keterangan para saksi, Wiliyanto diduga dibunuh pada Rabu (21/10/2015) malam atau Kamis (22/10/2015) dini hari.
Sebab Wiliyanto terakhir terlihat pada Rabu malam. Kemudian pada Kamis esok harinya tak terlihat lagi sampai akhirnya ditemukan pada Jumat (23/10/2015) siang keesokan harinya lagi.(ote)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kakak-wiliyanto-andri-41-sebelah-kiri-berdiri-di-depan_20151128_130852.jpg)