Ahok: 'Bapak Saya Bilang, Yang Paling Mulia Itu Jadi Pejabat'
Pria yang akrab disapa Ahok ini bercerita di depan ratusan anak penerima beasiswa
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengingat pesan dari ayahnya Indra Basuki Tjahaja Purnama untuk menjadi pejabat.
Pria yang akrab disapa Ahok ini bercerita di depan ratusan anak penerima beasiswa. Ahok mengingat pesan ayahnya, yang menyarankan untuk menjadi pejabat, demi membantu ratusan ribu orang yang putus sekolah.
"Bapak saya bilang, 'kalau kamu bisa jadi pejabat, kamu bisa bantu banyak orang. Yang paling mulia itu jadi pejabat' kata bapak saya," ujar Ahok ketika memberi sambutan dalam penyerahan beasiswa di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2015).
Bila menjadi pengusaha, kata Ahok, dirinya tidak akan bisa membantu ratusan ribu anak yang putus sekolah. Sedangkan, saat menjabat sebagai orang nomor satu di ibu kota, dia bisa membantu 600 ribu anak putus sekolah.
Demi merealisasikan hal itu, dana sebesar Rp 2,6 triliun telah disiapkan agar anak-anak bisa menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Selain KJP, Pemerintah Provinsi DKI juga tengah mempersiapkan dana bantuan untuk mereka yang ingin kuliah, tapi tidak mampu bayar masuk kuliah.
"Saya tidak ingin Jakarta banyak yang putus sekolah. Yang mau kuliah harus kita tolong," imbuhnya.
Penyeleksian penerima dana bantuan untuk sekolah, ucapnya, tidak berdasarkan kepintaran si anak. Tapi dinilai berdasarkan jujur atau tidak, dan niat besar untuk kuliah.
"Jauh lebih penting beasiswa kita berikan seperti itu," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.
"Makanya pas saya kuliah masuk Trisakti, bapak saya bilang gini sama saya, 'Eh kamu jangan sombong ya, di kampung kita masih banyak anak yang lebih pintar cuma tidak mampu kuliah. Ini ada ratusan ribu orang yang putus kuliah. Kalau kamu bisa jadi pejabat kamu bisa bantu banyak orang'," cerita Ahok meniru perkataan ayahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gubernur-dki-dan-wagub-pimping-sidang-paripurna-rapbd-2016_20151220_212202.jpg)