Kamis, 9 April 2026

Tewas Usai Ngopi

Kerinduaan Jessica Terhadap Orangtua dari Balik Jeruji Besi

Dua hari hidup di penjara Polda Metro Jaya, Jessica Kumala Wongso rindu terhadap orangtuanya.

Penulis: Adi Suhendi
Warta Kota/Adhy Kelana
Jessica Kumala Wongso 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua hari hidup di penjara Polda Metro Jaya, Jessica Kumala Wongso rindu terhadap orangtuanya.

Tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin tersebut pun meminta penyidik Polda Metro Jaya untuk mendatangkan kedua orangtuanya untuk menemuinya.

Permintaaan Jessica pun dikabulkan polisi.

Polisi pun mendatangi kediaman orangtua Jessica untuk menyampaikan keinginan wanita berusia 27 tahun tersebut.

Dikarenakan tidak berhasil menemui orangtua Jessica di kediamannya yang beralamat di komplek Sunter Icon Jalan Selat Bangka Blok J nomor 1, Sunter, Jakarta Utara, polisi pun menyampaikan keinginan Jessica kepada Ketua RT 14/02, Paulus Sukiyanto.

Kepada wartawan, Paulus mengatakan bila sebelumnya polisi menemuinya dan mengutarakan maksud kedatangannya.

"Pagi ini polisi datang kasih tau Jessica minta dijenguk orang tua. Mungkin kangen sama ayah dan ibu," tutur Paulus kepada wartawan, Senin (1/2/2016).

Kemudian Paulus pun menghubungi ibu Jessica, Imelda Wongso melalu sambungan telepon.

"Saya tak begitu tahu apa polisi tak bisa menghubungi orangtua. Tetapi polisi datang ke rumah, sepi lalu menyampaikannya ke saya. Saya memberitahu permintaan Jessica dan ibunya bilang memang akan menjenguk anaknya hari ini," kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Imelda Wongso pada Senin pagi telah mendatangi Mapolda Metro Jaya.

Tujuan kedatangan ke markas kepolisian itu untuk menjenguk anaknya, Jessica yang kini mendekam di balik jeruji penjara.

Memang setelah penangkapan Jessica, kediaman orangtuanya sepi.

Sebelumnya Paulus mengaku bila dirinya sempat berkomunikasi dengan ayah Jessica bernama Winardi sebelum Jessica ditangkap polisi.

Dalam perbincangannya dengan Paulus, Winardi mengaku keluarganya sangat terpojok dengan kasus yang melilit anaknya.

"Kata dia 'Ya kami tidak salah, kami lebih disudutkan, kami dipojokan' kata dia (Winardi) ke saya," ucap Paulus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved