Sabtu, 25 April 2026

BREAKING NEWS: Teknisi AC Jatuh dari Ketinggian Enam Meter di Kantor Ahok

Rekan Udin, Ace menceritakan bagaimana detik-detik jatuhnya Udin.

Editor: Johnson Simanjuntak
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Plafon Balai Kota jebol 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang teknisi AC bernama Zainudin alias Udin jatuh dari plafon yang berada di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2016) malam.

Rekan Udin, Ace menceritakan bagaimana detik-detik jatuhnya Udin.

Ace naik ke atap-atap atau plafon Balairung, bersama dengan Udin berkisar pukul 18.00 WIB.

"Setelah maghrib kita naik untuk membersihkan AC. Udin salah injek plafon," ujar Ace (21) di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2016).

Ace yang mengenakan kaos biru lengan panjang dan topi tersebut, terlihat gugup mengisahkan kembali bagaimana Udin jatuh dari atap.

Menurut penuturan Ace, Udin jatuh dari ketinggian enam meter setelah 90 menit melakukan pembersihan AC.

Pantauan Tribunews.com, plafon terlihat bolong cukup besar berkisar panjang dan lebar 40 sentimeter.

Darah segar masih menempel di ubin abu-abu.

"Saya enggak tahu, pas lihat di bawah telentang keluar darah dari mulut dan telinga," kata dia.

Ace mengatakan bahwa Udin langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan, Gambir, Jakarta Pusat, menggunakan mobil ambulance dari Pelayanan Kesehatan DKI.

Berkisar 20.15 pihak kepolisian tiba di lokasi.

Memasang police line di sekitar tangga dekat peristiwa terjadinya kecelakaan Udin.

 

Beberapa pertanyaan diajukan seorang polisi sektor Gambir.

Satu di antaranya barang apa saja yang dibawa saat melakukan pembersihan AC.

"Batre, cutter, sabuk enggak ada. Enggak ada dibawain kantor. Kita ngeborong dari Jumat kemarin sudah dikerjain," kata Ace.

Hingga saat ini, belum diketahui kondisi Udin.

Ace mengatakan dia menerima pekerjaan dari mandor.

Dia dipekerjakan dengan satu tim yang berisi lima orang, yakni Ace, Udin, Fais, Topan, Ipan.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved