Ahok: Rusunawa Marunda Memang Kurang Layak

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan memperbaiki kondisi rumah susun sederhana sewa.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (22/4/2015) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan memperbaiki kondisi rumah susun sederhana sewa.

Satu di antaranya Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Ahok sebut kondisi bangunan di sana rusak dan cenderung tidak layak. Misalnya, kondisi pintu rusak.

"Pintu rusak kita perbaiki. Marunda proyek lama yang kurang baik. Sekarang kita terus perbaiki, kamu kalau punya rumah bikin rumah baru kadang-kadang juga bisa rusak," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (28/4/2016).

Ahok sebut banyak fasilitas di Rusunawa yang rusak. Meski begitu warga yang menempati tidak mengeluarkan uang pribadinya untuk memperbaiki fasilitas tersebut.

"Tapi minimal kita syukuri walau pun rusak itu bukan beban biaya warga. Kami yang akan (perbaiki). Kamu kan enak tinggal di sana," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Ahok meyakini biaya yang dibebankan warga untuk membayar sewa rumah susun sederhana sewa sudah cukup terjangkau.

"Kamu kalau sewa rumah sama orang Rp400 - 600 ribu di gang satu petak, kalau ada jendela rusak pintu rusak yang punya rumah, kamu atau punya rumah yang perbaiki sendiri? Kamu perbaiki sendiri lho," imbuh dia.

Apalagi fasilitas yang disediakan di Rusunawa juga begitu baik. Semisal disediakannya fasilitas kesehatan dan Kartu Jakarta Pintar. Lalu naik bus gratis.

"Ada dokter lagi, anak anda dapet KJP lagi, naik bus tidak bayar aja udah lebih dari Rp450 ribu," tutup Ahok.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved