Pilgub DKI Jakarta
Bakal Ada Koalisi Gemuk Untuk Lawan Ahok di Pilkada
Pertemuan kedua pihak untuk menindaklanjuti Rapat Kerja Daerah Partai Gerindra DKI yang berniat berkoalisi dengan PDIP
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan partainya akan segera melakukan pertemuan dengan PDIP.
Pertemuan kedua pihak untuk menindaklanjuti Rapat Kerja Daerah Partai Gerindra DKI yang berniat berkoalisi dengan partai berlambang banteng moncong putih tersebut
"Minggu-minggu ini kita mau bertemu. PDIP kan lagi fit and proper test, abis itu kita ke sana. Kan perlu dialog dulu, sebelum koalisi," ujar Taufik di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2016).
Taufik tidak menampik ada wacana untuk koalisi gemuk antar partai politik di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017. Koalisi tersebut untuk bersaing dengan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Ya tidak apa-apa. Saya kira koalisi kan karena ada kesamaan pandangan," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut.
Kini, Gerindra memiliki tiga nama bakal calon, yaitu Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dan Mayjen Sjafrie Sjamsoeddin.
Apabila Gerindra dengan PDI Perjuangan benar akan koalisi di Pilgub DKI maka satu diantara tiga nama itu akan diajukan menjadi calon wakil gubernur DKI ke PDI Perjuangan.
"Sebelum kita koalisi kan apa yang kita bawa harus diterima oleh teman-teman koalisi. Nanti lihat saja," imbuh Taufik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/m-taufik-diperiksa-kpk-saksi-kasus-raperda-dki_20160428_134252.jpg)