Selasa, 2 Juni 2026

Tewas Usai Ngopi

10 Bantahan Jessica di Kasus Kopi Sianida Mirna

Selama penyelidikan kasus kematian Wayan Mirna Salihin, tersangka Jessica Kumala Wongso telah memberikan sejumlah sanggahan.

Tayang:
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Jessica Kumala Wongso. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Ruth Vania

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama penyelidikan kasus kematian Wayan Mirna Salihin, tersangka Jessica Kumala Wongso telah memberikan sejumlah sanggahan.

Sanggahan-sanggahan tersebut diberikan atas beberapa tudingan yang menurutnya tidak sesuai dengan fakta yang ia ketahui.

Sebagian besar tudingan itu pernah disebutkan dan telah dibantah dalam persidangan.

Mirna tewas setelah minum es kopi vietnam di Kafe Olivier, Grand Indonesia, pada 6 Januari 2016, saat bertemu dengan dua rekannya Jessica dan Hani.

Berikut adalah 10 bantahan yang pernah disampaikan Jessica terkait kasus kopi bersianida Mirna yang telah dirangkum oleh Tribunnews.

1. Disebut tidak pernah bertemu keluarga Mirna

Menurut ayah Mirna, Jessica tidak pernah bertemu dengan keluarga Mirna, sehingga ia tidak mengenalinya.

"Saya sudah pernah bertemu dengan ibu Mirna beberapa kali di Australia," bantah Jessica atas itu.

2. Terlebih dahulu memesan minuman untuk Mirna

Tindakan tersebut dikatakan mencurigakan, sebab Mirna tidak meminta dipesankan minuman terlebih dahulu sebelum kedatangannya.

"Mirna sudah setuju dengan kopi yang saya pesan melalui WhatsApp," demikian sanggahan Jessica atas itu.

3. Menyebut jenazah Mirna cantik

Ayah Mirna mengatakan Jessica sempat mengatakan bahwa jenazah Mirna cantik saat masih berada di rumah sakit.

"Saya hanya mengucapkan belasungkawa dan memperkenalkan diri," itulah bantahan Jessica atas tudingan tersebut.

4. Mengirim pesan WhatsApp ke Mirna untuk mengajak ciuman

Menurut ayah Mirna, ia sempat mencurigai bahwa anaknya memiliki hubungan sesama jenis dengan Jessica akibat pesan itu.

"Tidak benar, tidak ada yang pernah mengajak (ciuman)," bantah Jessica atas hal tersebut.

5. Membunuh Mirna karena sakit hati dan tersinggung

Jessica ditetapkan sebagai tersangka setelah dituduh membunuh Mirna karena pernah dinasihati soal pacar olehnya.

"Bukti yang diberikan jaksa penuntut umum tidak masuk akal," ucap pengacara Jessica ketika ditemui oleh awak media.

6. Meminta izin untuk mencium jenazah Mirna

Saudari kembar Mirna, Sandy Salihin, mengatakan Jessica sempat meminta untuk mencium jenazah Mirna saat masih di rumah sakit.

"Mengenai perkataan soal saya minta izin cium itu tidak benar," bantah Jessica atas pernyataan yang diungkapkan di pengadilan itu.

7. Memiliki catatan kriminal selama menetap di Australia

Atas kasus penabrakan yang menyasar sebuah panti jompo di Australia, Jessica disebut memiliki catatan kriminal semasih menetap di sana.

"Itu tidak benar, sudah ada sanggahan dari Kepolisian Australia," demikian pernyataan dari pengacara Jessica.

8. Menaruh sianida dalam gelas kopi yang diminum Mirna

Berdasarkan pernyataan jaksa penuntut umum, Jessica menjadi tersangka yang menaruh sianida dalam gelas kopi Mirna.

"Jessica tidak pegang gelas, tidak taruh racun, dan tidak pegang sedotan," kata pengacara Jessica atas pernyataan tersebut.

9. Kejanggalan gerak-gerik yang terekam kamera CCTV

Menurut kesaksian ahli IT, Jessica kerap terlihat menengok ke belakang serta memegang dan memindahkan barang-barang di atas meja.

"Dia 'kan sedang menunggu orang. Dia iseng saja, pegang-pegang apa 'gitu," bantah pengacara Jessica atas itu.

10.  Diminta manajer Kafe Olivier untuk ikut menolong Mirna

Manajer Kafe Olivier mengatakan Jessica sempat diam saja saat Mirna tak sadarkan diri, sehingga dirinya meminta Jessica untuk ikut menolong.

"Justru saya yang menolong (menggendong) Mirna, tidak sampai disuruh dulu," demikian kata Jessica menanggapi hal itu.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved