Breaking News:

Arak-Arakan Atlet Olimpiade, Rekayasa Jalan Situasional

Atlet Olimpiade Indonesia termasuk pasangan ganda campuran peraih medali emas Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir melakukan arak-arakan

SATELIT POST/Anang Firmansyah
Warga Desa Kalianda, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah, merayakan kemenangan Tontowi dan Liliyana dalam acara nonton bareng, Rabu (17/8/2016). Hari itu Tontowi bersama rekannya Liliyana Natsir berhasil menggondol emas pertama Indonesia dalam ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016. TRIBUNNEWS/SATELIT POST/ANANG FIRMANSYAH 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya merekayasa arus lalu lintas secara situasional selama acara menyambut kedatangan kontingen atlet Indonesia di Olimpiade Rio De Janeiro 2016.

Atlet Olimpiade Indonesia termasuk pasangan ganda campuran peraih medali emas Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir melakukan arak-arakan setiba di tanah air. Para atlet memulai arak-arakan dari Bandara Soekarno Hatta hingga Kemenpora pada Selasa (23/8/2016) sore.

"Rekayasa sifat sangat situasional, termasuk buka dan tutup jalur," ujar Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan (Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, Selasa (23/8/2016).

Dia menjelaskan, pada arak-arakan Selasa sore nanti, kehadiran kontingen Olimpiade nanti sore sekitar pukul 17.00 WIB dari Bandara Soekarno Hatta (Soetta) akan menuju Kemenpora.

Untuk rute mulai dari Bandara Soetta - Tol dalam kota - keluar Tol Senayan -Jalan Pemuda - Asia Afrika - Pintu 1 - Semanggi - Jalan Gatot Subroto - Jalan Pemuda dan Kemenpora.

Sementara itu, untuk rute pada Rabu besok, dimana atlet Olimpiade akan menuju Istana Negara dan disambut oleh Presiden Joko Widodo akan dimulai sejak pukul 08.30 WIB.

Dimulai dari Kemenpora - Jalan Pemuda - Jalan Asia Afrika - Pintu 1 - Jalan Sudirman - Jalan Thamrin - Jalan Merdeka Barat - Istana. Pengaturan lalu lintas buka tutup antara jalur cepat dan lambat.

"Untuk kendaraan yang terlibat dalam arak-arakan ada empat unit bus, satu ambulance, pengawalan sepeda motor dua unit dan sedan satu unit," tambahnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved