Minggu, 12 April 2026

Pilgub DKI Jakarta

Pengamat: Megawati Ingin Mencitrakan Bahwa Ahok adalah Kader PDIP

Pemakaian jas merah untuk Ahok, akan menandakan bahwa partai politik lain penduku‎ng petahana harus rela berada dibelakang PDIP

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kedua kiri) memasangkan jaket merah kepada Calon Gubernur DKI Jakarta Petahana Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) disaksikan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Petahana Djarot Syaiful Hidayat (kanan) serta Ketua DPD PDIP DKI Ady Wijaya (kiri) saat melakukan pendaftaran di Kantor KPUD DKI Jakarta, Salemba, Rabu (21/9/2016). Pasangan Ahok dan Djarot resmi mendaftar ke KPU DKI Jakarta dengan diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, Nasdem dan Hanura. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Pemakaian jas merah oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menimbulkan beragam pendapat. Pemakaian jas tersebut dianggap sebagai bentuk "kepemilikan" Ahok oleh PDI Perjuangan.

‎Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai, PDI Perjuangan ingin mencoba mencitrakan diri bahwa Ahok adalah kader partai berlambang banteng moncong putih itu. Menurutnya, sangat wajar bila PDI Perjuangan ingin merasa 100 persen bila Ahok-Djarot menang nanti.

"Ini juga cara PDIP menegaskan citra bahwa tidak dikalahkan Ahok karena hanya menempatkan kadernya sebagai wagub," kata Hendri ‎saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2016).

Pemakaian jas merah untuk Ahok, kata Hendri juga akan menandakan bahwa partai politik lain penduku‎ng petahana harus rela berada dibelakang PDI Perjuangan.

"Selain kursi PDIP lebih banyak, mereka juga ingin tetap berada di lingkaran politik PDIP," ‎tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved