Dimas Kanjeng Ditangkap

Polri: Di Dunia Ini Tidak Ada yang Bisa Gandakan Uang

Sehingga diharapkan betul masyarakat benar-benar bisa menyaring informasi dengan benar.

Polri: Di Dunia Ini Tidak Ada yang Bisa Gandakan Uang
Repro/Kompas TV
Dimas Kanjeng Taat Pribadi turun dari kendaraan taktis (rantis) Barracuda untuk menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap pengikutnya sendiri di Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur, Senin (3/10/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Polri terus mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan adanya orang yang mampu melipatgandakan uang.

Ini menyusul kasus penipuan bermodus penggandaan uang yang diduga dilakukan oleh Dimas Kanjeng.

Yang mana korbannya mulai merata di Pulau Jawa, Bali hingga Sumatera.

"‎Perlu disampaikan ke masyarakat bahwa tidak ada satu orangpun di dunia ini yang bisa melipatgandakan uang kecuali dia menyimpan uang di Bank dan ada bunganya," ucap Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Agus Rianto, Selasa (4/10/2016) di Mabes Polri.

Agus mengharapkan pada masyarakat agar jangan mudah tertipu dan terprovokasi dengan cerita-cerita maupun informasi yang tidak jelas dan dikategorikan tidak masuk logika.

Terlebih saat ini adalah era teknologi yang betul-betul canggih.

Sehingga diharapkan betul masyarakat benar-benar bisa menyaring informasi dengan benar.

"Soal ditemukan benda mirip pulpen apabila memegang bisa menguasai beberapa bahasa, itu kan aneh.‎ Ada benda yang dianggap logam mulia ternyata besi sepuhan biasa. Ada juga barang yang dikatakan ATM ternyata kotak biasa," katanya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved