Minggu, 12 April 2026

Demo di Jakarta

Pandangan Hary Tanoe soal Aksi 212 dan 'Kita Indonesia'

Hary Tanoesoedibjo angkat bicara soal aksi 'Kita Indonesia' yang berlangsung di area car free day

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Sanusi
youtube
Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo saat berkunjung ke Kantor Bangka Pos Group, Selasa (19/7/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo angkat bicara soal aksi 'Kita Indonesia' yang berlangsung di area car free day, Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/12/2016).

Menurutnya, semua pihak harus menahan diri tidak memberikan reaksi terkait Aksi Bela Islam III.

Apalagi, dikabarkan aksi yang diinisiasi olehpartai politik tersebut cuma untuk menandingi aksi damai bela Islam 2 Desember lalu.

"Kalau saya pribadi tidak usah dilakukan, buat apa dilakukan demo tandingan. Penyelesaian ini perlu solusi. Masyarakat hanya meminta penjelasan di mata umum," kata Hary dalam keterangan yang diterima, Senin (5/12/2016).

Hary menilai, tuntutan massa aksi 212 jelas meminta penegakan hukum seadil-adilnya terhadap tersangka kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama.

Untuk itu dia meminta semua pihak tidak melihat demo umat Islam itu sebagai gerakan pemecah NKRI.

Lebih lanjut dia menjelaskan, seharusnya pemerintah dan penegak hukum bergerak cepat mengenai kasus Ahok. Karena terkesan menunda-nunda, maka umat muslim merasa keadilan tidak berpihak padanya.

"Sebetulnya jawabnya sederhana. Perlu ada persamaan di mata hukum, mau itu pejabat, Pak Ahok, pedemo, dan masyarakat semua diperlakukan sama dan adil. Kalau ada ketegasan dan kejelasan, ya sudah," katanya.

Menurutnya, penegak hukum dari awal tampak tidak merespons cepat kasus Ahok ini. Buntutnya, ketika Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang kasus Ahok, tapi tidak segera direspons polisi.

"Yang jadi masalah kan saya liat dari kaca mata saya agak lambat penanganannya dan agak ragu-ragu juga pelaksanaanya. Intinya masyarakat ini, khusus Bapak Presiden ada kejelasan dalam masalah ini," kata Hary.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved