Ketika Publik Ribut di Medsos, Orang-orang Ini Justru Turun ke Lapangan Perangi Banjir
Ketika banjir menerjang, ada segelintir orang yang menyalahkan satu pihak, ada pula yang memuji pihak lainnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banjir melanda sejumlah wilayah di Jakarta, Selasa (22/2/2017), menyusul tingginya curah hujan.
Ketika banjir menerjang, ada segelintir orang yang menyalahkan satu pihak, ada pula yang memuji pihak lainnya.
Mereka menabuh genderang perang di linimasa jejaring sosial, berlomba mencari tahu siapa yang bertanggung jawab di balik banjir itu.
Tanpa disadari, ketika mereka 'berperang', justru pasukan yang langsung turun ke lapangan agar banjir cepat surut.
Ya, mereka adalah pasukan oranye yang dikerahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menanggulangi banjir.
Mereka bekerja dalam senyap, tidak berkoar-koar, memuji atau menyalahkan siapapun di media sosial.
Aksi pasukan oranye ini memantik pujian dari para pengguna media sosial.
Para netizen pun mengunggah foto-foto pasukan oranye tersebut ketika menanggulangi genangan air.
"Terimakasih buat pasukan Orange yang bekerja keras sehingga banjir cepat surut," kicau pengguna jejaring sosial Twitter, @interMALEM.
Netizen ini mengunggah foto anggota pasukan oranye ketika membersihkan sampah pascabanjir di trotoar.
Ada pula netizen dengan akun @arifinp76 yang mengunggah aksi pasukan oranye ketika membersihkan bendungan di sungai.
"Pemprov DKI, pasukan oranye dan biru, trs bekerja menanggulangi banjir," cuit @arifinp76.
Kemudian, ada @DeadcityFahry yang mengunggah aksi pasukan oranye ketika menerjang banjir.
"We comeback, pantang pulang sebelum nyelem dinas kebersihan divisi #pasukankatak #enjoyjakarta," cuit @DeadcityFahry.
Sementara, akun @seksipalmerah mengunggah foto-foto ketika pasukan oranye melakukan apel sebelum menerjang banjir pada 21 Februari pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/banjir-landa-kawasan-tanjung-duren_20170221_171039.jpg)