Pilgub DKI Jakarta
Djarot Ingin Tetap Bermanfaat Bagi Masyarakat Jika Tidak Lagi Jabat Wakil Gubernur
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku legowo jabatannya bakal digantikan Sandiaga Uno.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku legowo jabatannya bakal digantikan Sandiaga Uno.
Djarot sempat tersenyum saat ditanya awak media soal apa yang akan dilakukan jika dirinya tidak menjabat lagi di Pemprov DKI.
"Hidup menurut saya mengalir saja jangan dibuat terlampau rumit. Kita jalani saja dan itu bisa dimana saja, asalkan dengan niat yang ikhlas dan hati yang tulus," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/4/2017).
Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, cara untuk mengabdi kepada masyarakat bukan hanya dengan menjadi wakil gubernur DKI Jakarta saja.
"Hidup cuma sekali itu harus punya arti dan manfaat bagi masyarakat, bagi manusia yang lain," katanya.
Baca: Saksi Pelapor: Sidang Tuntutan Ahok Dagelan dan Sandiwara Memuakkan
Baca: Kekalahan Ahok Tak Pengaruhi Dukungan Golkar untuk Jokowi Dalam Pilpres 2019
Dirinya juga akan menerima apa pun hasil akhir penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI terkait Pilkada DKI 2017.
"Kalau dalam petuah dari orangtua, di dunia, hidup itu cuma sementara, hidup abadi itu di akhirat. Maka dari itu kita jalani yang ikhlas dengan jiwa yang tenang, batin yang kuat," ujar Djarot.
Berdasarkan hasil quick count beberapa lembaga survei, pasangan calon Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menang dalam pertarungan Pilkada DKI 2017.
Jika hasil quick count benar, maka Anies dan Sandi akan menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur periode 2017-2022.
Ahok dan Djarot pun akan menyelesaikan masa jabatannya hingga Oktober 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/djarot-saiful-hidayat-oke_20170418_122312.jpg)